Sunday, June 06, 2010

28 Orang Anak Menjadi Yatim Akibat Serangan Brutal Israel di Mavi Marmara


Dua puluh delapan anak-anak harus kehilangan ayah mereka sebagai hasil dari serangan brutal Israel terhadap armada Kebebasan.

Sembilan orang warga Turki ditembak mati pada tanggal 31 Mei oleh tentara Israel yang menyerang kapal Mavi Marmara, karena mencoba mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Delapan dari mereka adalah ayah yang anaknya sekarang menjadi yatim karena serangan Israel pada armada Kebebasan.

Dalam bahasa Arab yatim ini biasanya diterjemahkan sebagai yatim piatu. Namun, dalam agama Islam, kata yatim sebenarnya berarti seorang anak yang ayahnya sudah meninggal atau yang ayah dan ibunya sudah mati. Ini adalah alasan mengapa media Islam yang memanggil mereka anak-anak yatim.

Berikut adalah biografi singkat dari sembilan orang, seperti yang dilaporkan oleh Lawrenceofcyberia.blogs.com:

1.Ibrahim Bilgen

Ibrahim Bilgen (61 tahun) adalah seorang insinyur listrik dari Siirt.Dia adalah anggota dari dewan Listrik Turki. Dia pernah maju sebagai calon Partai Saadet dalam pemilu Turki tahun 2007 dan pemilihan walikota Siirt tahun 2009. Ia menikah dengan 6 orang anak.

2.Ali Haydar Bengi

Ali Haydar Bengi (39 tahun) mengelola sebuah toko telepon perbaikan di Diyarbakir. Dia lulusan dari Universitas Al-Azhar, Kairo (jurusan Sastra Arab). Dia menikah dengan memiliki 4 orang anak.

3.Cevdet Kiliçlar

Cevdet Kiliçlar (38 tahun), berasal dari Kayseri. Lulusan dari Universitas Marmara Fakultas Komunikasi dan sebelumnya seorang wartawan surat kabar untuk Gazette Nasional dan Times Anatolia. Beberap tahun lalu, ia adalah seorang reporter dan webmaster untuk lembaga Kemanusiaan IHH. Ia menikah dengan Derya Kiliçlar, dan memiliki satu putri, Gülhan, dan satu putra, Erdem.

4. Cetin Topçuoglu

Cetin Topçuoglu, 54 tahun, berasal dari Adana. Dia adalah mantan pemain sepak bola amatir dan juara taekwondo yang melatih tim taekwondo nasional Turki. Ia menikah dan punya seorang putra, Aytek. Istrinya, Cigdem Topçuoglu, juga ikut dalam kapal Marmara Mavi, namun selamat.

5. Necdet Yildirim

Necdet Yıldırım, (32 tahun) adalah pekerja bantuan lembaga IHH dari Malatya. Ia menikah dengan Refika Yıldırım dan punya satu putri, Melek, berusia tiga tahun.

6. Fahri Yaldiz

Fahri Yaldiz (43 tahun), adalah seorang petugas pemadam kebakaran yang bekerja untuk Kota Adıyaman. Ia menikah dan memiliki empat anak.

7. Cengiz Songür

Cengiz Songür (47 tahun), berasal dari Izmir. Ia menikah dengan Nurcan Songür dan memiliki enam putri dan satu putra.

8. Cengiz Akyüz

Cengiz Akyüz (41 tahun) berasal dari Iskenderun. Ia menikah dengan Nimet Akyüz dan memiliki tiga orang anak - Furkan (14), Beyza (12), dan Erva Kardelen (sembilan tahun).

9. Dogan Furkan Dogan

Furkan Dogan (19 tahun), berada di tahun terakhirnya di SMAKayseri di mana dia sedang menunggu hasil ujian masuknya ke universitas. Ia bercita-cita untuk menjadi seorang dokter dan sangat menyukai permainan catur. Ia adalah putra dari Dr Ahmet Dogan, profesor di Universitas Erciyes. Dia adalah seorang Turki-Amerika memiliki dua nasional kebangsaan dan memiliki dua saudara kandung.

Militer Israel menyerang armada Kebebasan di perairan internasional di Laut Mediterania awal pada tanggal 31 Mei, membunuh sembilan warga Turki di papan enam kapal dan melukai sekitar 50 orang lain.

Nasib tiga lainnya armada Kebebasan aktivis masih belum diketahui.(fq/prtv)

No comments:

ALQURAN & RECITATION

Quran Explorer - [Sura : 1, Verse : 1 - 7]