Wednesday, February 10, 2010

Efek Kartun Penghinaan Nabi Muhammad, Pemeluk Islam Di Denmark Meningkat Pesat

Perhatian pada Islam di Denmark, negara yang memicu reaksi dari jutaan Muslim di seluruh dunia, terus meningkat. Apa yang menyebabkannya?

Menurut studi yang dilakukan oleh University of Copenhagen, hal ini terjadi setelah publikasi kartun yang kontroversial pada tahun 2005. Berdasarkan studi tersebut, peristiwa itu melahirkan fenomena baru yang mengejutkan di mana banyak penduduk asli Denmark memeluk Islam.

Seperti diketahui, insiden itu adalah kartun menghina Nabi saw. Tujuannya adalah untuk menjauhkan masyarakat Eropa terhadap Islam, sebaliknya, hal itu ternyata menyebabkan minat yang besar bangsa Eropa pada agama Islam.

University of Copenhagen membuat laporan yang berisi 69 halaman, menjelaskan hasil studi mereka. Laporan ini telah diserahkan kepada kantor-kantor pemerintah sementara isinya belum diungkapkan kepada pers. Hanya, beberapa politisi Denmark menilai bahwa orang-orang yang masuk Islam adalah mereka yang stres dan frustrasi.

University of Copenhagen sendiri memprakarsai studi mereka karena kontroversi yang terjadi tahun lalu tentang pelarangan jilbab di Denmark.

Studi ini juga menerima banyak masukan dari berbagai media di Denmark, terutama beberapa surat kabar nasionalnya. Dan yang terbesar dan paling terpukul adalah Jilan Posten, surat kabar bahwa yang menerbitkan kartun menghina Nabi Muhammad saw tersebut. (sa/sbb/poj)

Retaknya Dinding Masjid Al-Aqsha

Apakah Masjid Al-Aqsha sekarang hanya tinggal menunggu roboh saja? Dari hari ke hari, menurut laporan Quds Press pada hari Selasa, dinding-dinding Al-Aqsha semakin retak, terutama di dinding sebelah utara. Quds Press menggambarkan situasi ini dengan menyebutnya sebagai sesuatu yang “serius.”

Aqsha landasan untuk abadi dan warisan yang dapat memenuhi kebutuhan untuk tempat suci Islam di Palestina mengungkapkan bahwa retakan besar terlihat di dinding utara Masjid Aqsha.

Apa penyebab retakan itu? Para analis dan pakar menyatakan bahwa retakan itu hasil dari terus berlanjutnya penggalian yang dilakukan oleh Israel di dekat dinding, terutama di bawah sekolah Omari, yang terletak di dalam zona mesjid.

Quds Press menggarisbawahi bahwa penggalian Israel sebenarnya lebih dari apa yang telah ditemukan sejauh ini, dan juga memperingatkan bahwa kelanjutan dari penggalian Israel telah menimbulkan ancaman langsung terhadap masjid, dan cepat atau lambat akan mempengaruhi keberadaannya.

Meskipun demikian, Quds bersumpah akan mengekspos praktik-praktik Israel terhadap Masjid. Sedangkan untuk memperbaiki masjid bukan sesuatu yang mudah seperti misalnya di Indonesia yang sering kali mendapatkan bantuan pendirian masjid dari negara-negara Arab. (sa/pic)

Tuesday, February 02, 2010

"Aku Tersentuh dengan Toleransi yang Diajarkan Islam"

Zarif Aarif adalah nama Islamnya sekarang. Pria Australia yang dibesarkan dalam keluarga yang menganut agama Kristen memutuskan masuk Islam karena begitu terkesan dengan toleransi yang diajarkan Islam terhadap penganut agama lain.

Ia pertama kali mengenal Islam saat remaja ketika berkunjung ke Maroko dan ke Granada sebuah kota di distrik Andalusia, Spanyol. Di Maroko, Aarif terpesona melihat seni budaya Islam dan ikut merasakan atmosfir budaya islami dalam kehidupan sehari-hari penduduk negeri itu. Di Alhambra ia menyaksikan pemandangan berupa arsitektur bangsa Moor dalam wujud perkebunan yang di bagian dibawahnya mengalir sungai-sungai. Pemandangan yang membuatnya tersentuh dan kagum. Di masa kecilnya dulu, Aarif lebih senang berayun-ayun di tali lonceng gereka sambil berteriak-teriak menirukan Tarzan daripada ikut latihan paduan suara gereja. Ia selalu punya alasan untuk menghindari Tuhan dan tidak ikut kebaktian di gereja. Tapi di suatu pagi, 16 tahun kemudian, entah mengapa ia memutuskan untuk pergi ke gereja. Beberapa bulan kemudian, ia seperti benar-benar menjadi seorang Kristiani dan beberapa tahun kemudian ia mendaftarkan diri ke sebuah perguruan tinggi ternama di Tabor untuk meraih gelar sarjana di bidang Alkitab.

Di sanalah ia mulai menemukan desas-desus yang selama ini beredar di kalangan orang-orang Kristen, yang menurutnya kadang melecehkan dan ia tidak yakin informasi yang didengarnya benar. Tapi informasi itu juga ia dengar dari para pemasok buku ke toko yang ia kelola. "Sejarah Kristen menjadi pembuka mata saya bahwa apa yang terjadi selama dan sesudah perang Salib benar-benar menggangu para penganut agama ini," ujarnya.

Beberapa tahun kemudian, Aarif mulai meninggalkan ibadah formalnya karena ia tidak sepakat dengan doktrin yang menempatkan Tuhan dalam kerangka yang dibatasi oleh definisi-definisi. Ia juga menilai organisasi Kristen lebih condong berpolitik dan menonjolkan diri, dibandingkan sebagai wakil sebuah agama. Ia akhirnya memutuskan keluar dari agama Kristen.

Beberapa tahun setelah itu, Aarif sempat tinggal beberapa waktu di Jeddah dan Riyadh karena mengerjakan proyek sebuah perusahaan investasi. Meski sudah tidak pernah ke gereja lagi, ia masih memiliki keyakinan terhadap agama Kristen dan ingin tahu lebih banyak tentang Islam. Ia ingin tahu perbedaan antara Kristen dan Islam.

Suatu hari, Aarif pergi ke sebuah toko buku Islam di dekat hotelnya menginap dan membeli beberapa buku literatur tentang Islam. "Kemudian saya bertanya pada penunjuk jalan saya selama di Saudi, namanya Mahmoud atau Muhammad, saya lupa, dimana saya bisa mendapatkan Al-Quran," kenang Aarif. Pemandunya memberikan rekomendasi terjemahan Al-Quran yang bagus dan malam itu Aarif mulai membaca dan berdoa agar memberikan bimbingan padanya saat membaca terjemahan Al-Quran. Ayat-ayat pertama yang ia baca adalah tentang para ahli kitab-umat Kristiani dan Yahudi-yang menjadi bagian dari umat Allah. Ayat-ayat itu membuka matanya akan sebuah agama yang mengajarkan toleransi bahkan terhadap keyakinan yang bertentangan dengannya.

Tujuh tahun kemudian Aarif bertemu dengan seorang Muslimah asal Indonesia. Mereka saling berkirim surat dan berdiskusi lewat internet. "Pada saat itu, saya melihat lebih ke dalam Islam, dan apa yang mungkin berarti buat saya secara pribadil Saya lalu mengunjungi Indonesia; kami bertemu lagi dan berbicara tentang masa depan. Saya melamarnya dan ia menerima," tutur Aarif.

Ia lalu mengurus dokumen-dokumen resmi untuk menikah di Australia. Saat itu Aarif belum masuk Islam, tapi ia sangat menghormati keyakinan isterinya. Hingga pada titik tertentu ia merasa perbedaan agama tidak membuat nyaman pernikahannya.

"Saya berpikir dan merenung. Mengajukan banyak pertanyaan dan berdoa selama berbulan-bulan sampai saya merasakan kedamaian dalam hati saya tentang jalan yang akan saya ambil," ungkap Aarif.

"Sungguh, tidak ada alasan bagi saya untuk tidak memeluk Islam. Saya akui saya bukan tipikal orang yang rajin ibadah, tapi saya pikir kemalasan itu bisa dihilangkan dengan kemauan dan tekad," sambungnya.

Saya pun berkomitmen dan mulai belajar salat. Saya kemudian pergi ke masjid di Perth, bicara dengan imam disana dan mengucapkan syahadat di masjid itu. "Meski saya sudah beberapa tahun masuk Islam, saya masih dalam tahap belajar dan saya menikmati proses belajar itu," tukasnya. (ln/readislam)

Friday, January 29, 2010

Ketika manusia berlutut di depan neraka


http://akhisalman.blogspot.com

Pada hari kiamat semua umat akan duduk berlutut. Mereka akan diberikan kitab amalan mereka: Allah menyalin semua yang kita akan lakukan didunia di dalam kitab untuk membalas segala perbuatan kita. Firman Allah swt:

وَتَرَى كُلَّ أُمَّةٍ جَاثِيَةً كُلُّ أُمَّةٍ تُدْعَى إِلَى كِتَابِهَا الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan.

هَذَا كِتَابُنَا يَنطِقُ عَلَيْكُم بِالْحَقِّ إِنَّا كُنَّا نَسْتَنسِخُ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

(Allah berfirman): "Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan terhadapmu dengan benar. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan".

Ayat 28 - 29 surah al-Jathiah.

Ibnu kathir berkata:

Semua manusia duduk berlutut kerana terlampau terkejut dengan kedatangan neraka yang ditarik malaikat. Ketika berbunyinya hembusan nafas neraka, semuanya terduduk berlutut. Nabi ibrahim pun sama dan berkata "Diriku , diriku , diriku. Aku hanya meminta padamu untuk diriku sahaja. "

Sebab apa manusia semua terduduk berlutut ? ini sebab kedatangan neraka yang ditarik oleh jutaan malaikat. Firman Allah swt:

وَجِيءَ يَوْمَئِذٍ بِجَهَنَّمَ يَوْمَئِذٍ يَتَذَكَّرُ الْإِنسَانُ وَأَنَّى لَهُ الذِّكْرَى

"Dan pada hari itu didatangkan neraka Jahannam; dan pada hari itu manusia akan ingat amalannya yang lepas, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya." (23 : al-Fajr)

Jutaan Malaikat yang menarik neraka seperti mana yang diceritakan oleh baginda:

يؤتي بجهنم يومئذ لها سبعون ألف زمام مع كل زمام سبعون ألف ملك يجرونها

" Pada hari kiamat neraka jahanam aka di datangkan oleh para malaikat. Ia mempunyai 70 ribu tali penarik. Setiap tali akan ada 70 ribu malaikat yang menariknya."

Hadis sahih Muslim.

Aaaaaaaaaaaah... begitu dahsyat sekali neraka jahannam. Patutla semua , sehingga para Nabi pun terduduk. Manusia bukan sahaja terduduk. Malahan mereka menyesal diatas kecuaian yang mereka lakukan di dunia. Lihatlah sambungan ayat tadi. Tuhan berfirman :

يَقُولُ يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي

(setelah didatangkan neraka) Dia berkata: "Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini"

ayat 24 : al-Fajr

Seorang sahabat Nabi saw yang bernama Muhammad bin Abi 'Amirah berkata:

"Kalulah seorang hamba Allah itu merebahkan wajahnya ke bumi sejak ia dilahirkan sehingga dia mati dalam melakukan ketaatan nescaya dia tetap akan menghina dirinya pada hari kiamat dan berharap akan kembali ke dunia untuk menambahkan amalan dan pahala."

Hadis Mauquf dgn sanad sahih riwayat Imam Ahmad.

Dalam ayat 23 surah al-Fajr diatas tuhan menyatakan bahawa ketika neraka jahannam dibawa oleh malaikat barulah manusia teringat untuk beramal, tetapi tuhan jawab:

وَأَنَّى لَهُ الذِّكْرَى

"Dan apa gunanya manusia baru teringat ketika itu." (23 : al-Fajr)

Tuhan telah memberi manusia peluang yang cukup di dunia tetapi manusia tidak menggunakannnya , maka terimalah akibatnya pada hari kiamat. Firman Allah swt:

وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحاً غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُم مَّا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَاءكُمُ النَّذِيرُ فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِن نَّصِيرٍ

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami (dari neraka) nescaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan(tuhan berkata)". Dan bukankah Kami telah memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan ? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. (37 : al-Fatir)

Jadi hujjah Allah kepada ahli neraka ada dua:

Pertama: Allah sudah memberi umur dan masa yang cukup tetapi manusia sibuk dengan kepentingan dunia. Amalan agama pun diniatkan untuk dunia. Jadi setiap detik yang kita lalui ini amatlah berharga.

Kedua: Para pemberi peringatan dikalangan Rasulullah saw dan para ulama sudah memberi peringatan tetapi kita tidak mahu mendengarnya. Kita malas untuk ke majlis ilmu.

Pada ketika manusia berlutut di depan neraka , setiap manusia hanya memikirkan tentang dirinya sahaja. Manusia tidak memikirkan hal keadaan orang lain. Ibu bapanya, sanak saudara , rakan taulan, kekasih hati dan lain-lain. Semuanya sibuk dengan diri masing-masing. Firman Allah swt:

يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ .وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ . وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ . لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ

"pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. " (33-37 : Abasa)

KESIMPULAN

Marilakah kita sama2 menginsafi diri dan kembali pada tuhan. Tuhan bertanya bila hati kita hendak khusyuk dan diri kita hendak tunduk dengan ajaran tuhan. Firman Allah swt:

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ

"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." (16 : al-Hadid)

MARILAH KITA KEMBALI KEPADA TAAT DAN JAUH DARI MAKSIAT ZAHIR DAN BATIN. TAAT ITU KEJAYAAN DUNIA AKHIRAT SERTA MAKSIAT ITU MEMBAWA KEKECEWAAN DUNIA AKHIRAT

rujukan: Tafsir Ibnu kathir dan Ahwal Yaumil Qiamah oleh ibnu kathir

Thursday, January 28, 2010

Hikmah Azan

Emel : Amin Fadzlan

Kematian itu pasti menjelma. Hanya masa Dan waktunya Yang tidak Kita ketahui. Cuba Kita amati mengapa kebanyakan orang yg nazak, hampir ajal tidak dapat berkata apa-apa.. Lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan 'sakaratul maut'. Diriwayatkan sebuah hadis yg bermaksud: 'Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak Allah Akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya.' Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa azan berkumandang . Sebagai orang beragama Islam kita wajib menghormati azan, banyak fadhilatnya . Jika lagu Kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri. Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri?

Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika azan, Allah akan kelukan lidahnya ketika nazak . Kita takut dengan kelunya lidah kita semasa ajal hampir tiba maka kita tidak dapat mengucap kalimah 'Lailahaillallah. .' yang mana sesiapa yang dapat mengucapkan kalimah ini ketika nyawanya akan dicabut Allah dgn izinNya menjanjikan Syurga untuk mereka. Dari itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada Allah supaya lidahini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut. 'Ya Allah! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah 'Lailahaillallah' semasa sakaratul maut menghampiri kami.. Amin... amin.. amin Yarobbala'lamin . .' Sesuatu yang tak pernah terjangkau dek akal fikiran ku ini.
Subhanallah. ..

Ketahuilah bahawa pada setiap waktu, ribuan bilal di merata dunia akan melaungkan azan, mengakui 'Bahawa Allah Sahaja Yang Patut Disembah, dan Nabi Muhammad Adalah Rasul Allah.'Dimulakan dengan Indonesia yang terletak di bahagian timur dengan ratusan kepulauannya dan jumlah penduduknya seramai 180 juta. Sebaik masuk waktu Subuh, Azan mula berkumandang dari kawasan ini dengan ribuan Bilal yang akan melaungkan Keagungan Allah S.W.T Dan Nabi Muhammad S.A.W.

Proses ini akan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia . Perbezaan masa antara timur dan barat Indonesia adalah 1-1/2 jam. Belumpun laungan Azan di merata Indonesia selesai, ianya bermula pula di Malaysia. Berikutnya di Burma dan dalam masa satu jam selepas Azan dilaungkan di Jakarta, tiba giliran Dacca di Bangladesh. Berikutnya laungan akan kedengaran di Calcutta dan terus ke Srinagar di barat India.

Perbezaan waktu di kota-kota Pakistan adalah 40 minit jadi dalam jangka masa ini, Azan akan berkumandang di seluruh Pakistan. Belum berakhir di Pakistan, Azan akan bermula pula di Afghanistan dan Muscat.Perbezaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Dalam jangka masa ini, Azan akan berterusan dilaungkan di UAE , Makkah, Madinah, Yaman , Kuwait dan Iraq .

Proses ini berterusan setiap detik sehingga ke pantai timur Atlantik. Jarak masa Azan mula dilaungkan di Indonesia sehingga ke pantai timur Atlantik adalah 9-1/2 jam. Belumpun Azan Subuh berkumandang di pantai Timur Atlantik, Azan Zuhur kini sudah mula dilaungkan di Indonesia.. Ini berterusan bagi setiap waktu sembahyang, tidak putus-putus.

Subhanallah, begitu hebat dan agungnya Islam!

Kalaulah setiap kawasan boleh memasang pembesar suara (yang power habis!), akan bergegar satu dunia dengan laungan Azan tidak putus-putus.

Allahu Akhbar !

Dicatat oleh DRS. KHALIL IDHAM LIM

AMALAN DAN DOA MURAH REZEKI

Emel : sal_ehs gerrard

1) Membaca SURAH AL-WAQIAH

- Sabda Rasulullah SAW:

مَنْ قَرأ سُورَةَ الوَاقِعَةِ فِي كُلّ لَيْلَةٍ لَمْ تُصِبْهُ فاقَة

"Sesiapa yang membaca surah al-Waqiah pada setiapa malam ia tidak akan ditimpa kefakiran." (Riwayat daripada Ibn Mas'ud: al-Azkar, al-Jami al-Soghir).

- Sabda Rasulullah SAW:

سُوْرَةُ الوَاقِعَةِ سُوْرَةُ الغِنَى فَاقْرَؤُوْهَا وَعَلِّمُوْهَا أَوْلاَدَكُمْ

"Surah al-Waqiah adalah surah kekayaan. Hendaklah kamu membacanya dan ajarkanlah ia kepada anak-anak kamu." (Riwayat Ibn Mardawaih daripada Anas: Kasyf al-Khafa').

2) Membaca SURAH AL-IKHLAS:

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ، اللَّهُ الصَّمَدُ ، لَمْ يَلِـدْ وَلَمْ يُولَـدْ ، وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ

"Katakanlah (wahai Muhammad): "(Tuhanku) ialah Allah Yang Maha Esa; "Allah Yang menjadi tumpuan sekalian makhluk untuk memohon sebarang hajat; "Ia tiada beranak, dan Ia pula tidak diperanakkan; "Dan tidak ada sesiapapun yang serupa denganNya"."

- Sabda Rasulullah SAW: Sesiapa yang membaca Qulhuwallu ahad ketika masuk ke rumahnya, nescaya dihindarkan kefakiran daripada ahli rumahnya dan jirannya. (Daripada Jarir bin Abdullah: Kanzu al-'Ummal, Mu'jam al-Tabarani; daripada Ibn Mas'ud: Mujma' al-Zawaid)

3)

قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَاءُ ، وَتُعِزُّ مَن تَشَاء ، وَتُذِلُّ مَن تَشَاء ، بِيَدِكَ الْخَيْرُ ، إِنَّكَ عَلَىَ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ، تُولِجُ اللَّيْـلَ فِي الْنَّهَارِ ، وَتُولِجُ النَّـهَارَ فِي اللَّيْلِ ، وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ ، وَتُخْرِجُ الْمَيِّـتَ مِنَ الْحَيِّ ، وَتَرْزُقُ مَن تَشَاء بِغَيْرِ حِسَـابٍ ، رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرَحِيْمَهُمَا ، تُعْطِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهُمَا وَتَمْنَعُ مَنْ تَشَاءُ ، اِرْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِيْنِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

"Katakanlah (wahai Muhammad): "Wahai Tuhan yang mempunyai kuasa pemerintahan! Engkaulah yang memberi kuasa pemerintahan kepada sesiapa yang Engkau kehendaki, dan Engkaulah yang mencabut kuasa pemerintahan dari sesiapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah juga yang memuliakan sesiapa yang Engkau kehendaki, dan Engkaulah yang menghina sesiapa yang Engkau kehendaki. Dalam kekuasaan Engkaulah sahaja adanya segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. "Engkaulah (wahai Tuhan) yang memasukkan waktu malam ke dalam waktu siang, dan Engkaulah yang memasukkan waktu siang ke dalam waktu malam. Engkaulah juga yang mengeluarkan sesuatu yang hidup dari benda yang mati, dan Engkaulah yang mengeluarkan benda yang mati dari sesuatu yang hidup. Engkau jualah yang memberi rezeki kepada sesiapa yang Engkau kehendaki, dengan tiada hitungan hisabnya". Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang di dunia dan akhirat. Engkau memberi kedua-duanya kepada sesiapa yang Engkau mahu. Engkau menahan kedua-duanya terhadap sesiapa yang Engkau mahu. Rahmatilah aku dengan suatu rahmat yang mencukupi untukku berbanding rahmat yang ada pada selainMu."

- Sabda Rasulullah SAW: "Wahai Mu'az! Aku mahu ajarkan engkau sebuah doa. Jika engkau menanggung segunung hutang lalu engkau membacanya nescaya Allah menunaikannya untuk engkau. Bacalah: قل الله مالك اللمك.... (Ayat dan doa di atas)." (Kanz al-Ummal).

4)

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجاً وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ

"Dan sesiapa yang bertaqwa kepada Allah (dengan mengerjakan suruhanNya dan meninggalkan laranganNya) , nescaya Allah akan mengadakan baginya jalan keluar (dari segala perkara yang menyusahkannya) , Serta memberinya rezeki dari jalan yang tidak terlintas di hatinya."

- Sabda Rasulullah SAW:" Wahai sekalian manusia, jadikanlah taqwa sebagai suatu perniagaan, nescaya rezeki akan datang kepada kamu tanpa modal dan niaga." Kemudian Baginda membaca ayat di atas. ) Riwayat daripada Mu'az bin Jabal: Majma' al-Zawaid, Kanz al-Ummal).

5)

الَّلهُمَّ اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ ، وَاغْنِنِي بِفَضلِكَ عَن سِواكَ

"Ya Allah, ya Tuhanku! Cukupkanlah aku dengan suatu yang halal berbanding suatu yang haram yang telah Engkau tetapkan. Dan berilah aku kekayaan dengan kelebihan daripada Engkau berbanding selain Engkau."

- Saidina Ali mengatakan kepada seseorang yang datang kepadanya: "Aku mahu mengajar kamu kalimah yang diajar oleh Rasulullah kepadaku. Jika engkau menanggung segunung hutang tentu Allah akan tunaikannya. Bacalah: اللهم اكفني بحلالك... (Doa di atas)." (Riwayat daripada 'Ali: Sunan al-Tirmizi; dinilai Hasan Gharib).

6)

الَّلهُمّ رَبَّ السَّماوَاتِ السَبْعِ ، وَرَبَّ العَرْشِ العَظِيْـمِ ، رَبَّنَا وَرَبَّ كلِّ شَيْءٍ ، وَمُنْزِلَ التَوْرَاة وَالإِنْجِيْلَ وَالقُرْآنَ ، فَالِقَ الْحَبِّ والنَّوَى ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شرِّ كُلِّ ذِي شَرٍّ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ ، أَنْتَ الأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ ، وَأَنْتَ الآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ ، والظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ ، وَالبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ ، اقْضِ عنِّي الدَّيْنَ وَاغْنِنِي مِنَ الفَقْرِ

"Ya Allah, Tuhan bagi tujuh lapisan langit, juga Tuhan 'Arasy yang agung. Tuhan kami dan Tuhan segala sesuatu. Yang menurunkan Taurat, Injil dan Quran. Yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan menghasilkan buah-buahan. Aku mohon berlindung denganMu daripada kejahatan segala suatu yang jahat yang ubun-ubunnya di dalam genggamanMu. Engkaulah yang awal, tiada suatu pun yang sebelum Engkau. Engkaulah yang akhir, tiada suatu pun yang selepas Engkau. Engkaulah yang zahir, tiada suatu pun yang di atas Engkau. Engkaulah yang batin, tiada suatu pun yang di bawah Engkau. Tunaikanlah hutangku dan berilah aku kekayaan daripada kefakiran."

- Sabda Rasulullah SAW: "Bacalah: اللهم رب السماوات... (Doa di atas)." (Riwayat daripada Abu Hurairah: Sunan al-Tirmizi; dinilai Hasan Sahih).

7)

الَّلهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ العَجْزِ وَالكَسَلِ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ البُخْلِ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ غَلَبَةِ الدَّينِ وقَ?ْرِ الرِّجَالِ

"Ya Allah, aku berlindung denganMu daripada dukacita dan rasa sedih; aku berlindung denganMu daripada lemah dan malas; aku berlindung denganMu daripada sifat pengecut dan bakhil; dan aku berlindung denganMu daripada bebanan hutang dan penindasan orang."

- Pada suatu hari Rasulullah SAW masuk ke masjid lalu terserempak seorang yang dipanggil Abu Umamah. Rasulullah SAW bersabda kepadanya: "Wahai Abu Umamah, aku lihat engkau duduk di masjid bukan pada waktu solat, kenapa?" Jawab Abu Umamah: "Dukacita dan hutang menyelubungiku, wahai Rasulullah!" Jawab Rasulullah: "Mahukah kamu aku ajarkan suatu bacaan jika kamu membacanya Allah akan menghilangkan rasa dukacitamu dan melangsaikan hutangmu." Abu Umamah menjawab: "Ya, wahai Rasulullah." Baginda bersabda: "Apabila tiba waktu pada dan petang bacalah: اللهم إني أعوذ بك من الهم والحزن... (Doa di atas). Kata Abu Umamah: "Aku membaca doa tersebut, lalu Allah menghilangkan rasa dukacitaku dan melangsaikan hutangku." (Riwayat Abu Daud daripada Abu Said al-Khudri).

8)

Sabda Rasulullah SAW:

الَّلهُمَّ فَارِجَ الْهَمِّ ، كَاشِفَ الغَمِّ ، مُجِيْبَ دَعْوَةَ الْمُضْطَّرِّيْنَ ، رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرَحِيْمَهُمَا ، أَنْتَ تَرْحَمُنِي فَارْحَمْنِي بِرَحْمَةٍ تُغْنِيْنِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سَوَاكَ

"Ya Allah, Yang Meleraikan dukacita, Yang Melapangkan kekusutan, Yang Menyahut seruan orang yang susah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang di dunia dan akhirat, Engkau mengasihi aku, maka rahmatilah aku dengan suatu rahmat yang mencukupi untukku berbanding rahmat yang ada pada selainMu."

Diriwayatkan daripada 'Aisyah RA katanya: "Abu Bakar datang kepadaku lalu berkata: Adakah engkau telah mendengar daripada Rasulullah SAW sebuah doa Baginda ajarkan kepada. Aku bertanya: Apakah doa itu? Jawab beliau: Pada waktu dahulu, Isa Ibn Maryam mengajar sahabat-sahabat baginda: Seandainya sesiapa di kalangan kamu yang berhutang sejumlah emas satu bukit lalu ia berdoa dengan doa ini nescaya Allah tunaikan untuknya." Kata Abu Bakar: "Aku telah berdoa dengan doa tersebut lalu Allah memberikan aku suatu ganjaran sehingga aku dapat melangsaikan hutang aku." Kata 'Aisyah: Aku pernah menanggung hutang lalu aku mengamalkan tersebut, tidak lama kemudian Allah memberi rezeki kepadaku sehingga aku dapat bersedekah dan mewariskan harta." (Riwayat al-Bazzar, al-Hakim dan al-Asbahani)

9)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنتَ ، سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

"Tiada Tuhan melainkan Engkau, Maha suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang yang menganiaya diri sendiri."

Sabda Nabi SAW: "Doa saudaraku Yunus amat menakjubkan; permulaannya tahlil, pertengahannya tasbih dan penghujungnya pengakuan melakukan dosa. Sesiapa yang berdukacita, berada dalam kekusutan, ditimpa kesusahan dan dibebani hutang pada suatu hari, lalu ia membacanya sebanyak tiga kali, nescaya dimakbulkan untuknya

Baca Seterusnya...

Tuesday, January 26, 2010

ALANGKAH SUSAHNYA UNTUK BERLAKU IKHLAS

anuarani

Ikhlas adalah salah satu daripada sifat-sifat mahmudah yang paling tinggi selepas iman. Ia adalah rahsia Tuhan, para malaikat pun tidak tahu. Yang punya diri pun tidak dapat mengesannya. Ia adalah penentu apakah amalan seseorang itu diterima atau ditolak oleh Allah. Ada para Sahabat bila mendengar tentang ikhlas itu dari Rasulullah SAW mereka menangis.Mereka merasa tidak selamat. Mereka merasakan tidak mungkin memperolehi sifat ikhlas yang begitu tinggi kedudukan dan nilainya itu.

Oleh kerana susahnya untuk mendapatkan sifat ikhlas itu, Islam tidak membenarkan seseorang itu mengaku dia adalah ikhlas. Siapa yang mengaku dia ikhlas kalaupun sebelum itu dia ikhlas, automatik keikhlasannya terbatal. Kalau begitu, salah sekali selama ini yang berlaku di dalam kehidupan kita, seolah-olah telah menjadi budaya apabila seseorang itu memberi,menolong, membantu dengan berkata:

“Ambillah! Saya ikhlas ni!”

“Saya telah tolong dia dengan ikhlas. Kemudian dia memusuhi saya.”

“Saya hendak tolong awak ini dengan ikhlas! Tapi saya sedih, awak menolaknya.”

“Saya ikhlas hendak bagi sebanyak ini, saya bagilah!”

Di dalam menulis surat selalu ditutup dengan perkataan, “Saya yang ikhlas.”

Orang yang mengaku ikhlas, ertinya dia mengaku orang yang paling baik. Di dalam ajaran Islam, mengaku baik itu adalah satu kesalahan. Siapa yang mengaku ikhlas, siang-siang lagi ternafi keikhlasannya. Tiada yang mengetahui seseorang itu ikhlas sekalipun yang punya diri, walaupun malaikat, melainkan Allah sahaja yang Maha Mengetahui.

Oleh itu tiada seorang yang berhak mengaku ikhlas. Cuma berusahalah untuk menjadi orang yang ikhlas. Moga-moga kita ikhlas. Setelah kita berbuat demikian moga-moga setiap amal yang kita buat itu diterima oleh Allah SWT.

APA ERTI IKHLAS?

Erti ikhlas itu ialah murni, bersih. Sesuatu benda itu kalau jenisnya sahaja, tidak bercampur jenis lain, dianggap benda itu bersih, murni, tidak dinodai oleh benda-benda lain. Sebagai contoh, kalau air itu semata-mata air, kalau air itu tercampur sabun, nila atau tepung, air itu tidak khalis. Ertinya air itu tidak murni lagi. Tidak mutlak lagi. Tidak bersih, tidak pure kerana tercampur benda lain yang bukan jenisnya. Ertinya air telah ternoda atau dinodai oleh benda yang lain. Atau ia telah diwarnai oleh benda lain.

Begitulah kita beramal, berusaha dan berjuang seperti bersembahyang,puasa, zakat, naik haji, membaca Al Quran, mengajar, berdakwah, memberi, menolong, motivasi, forum, ceramah dan belajar adalah kerana Allah Taala, kerana suruhan-Nya, kerana perintah-Nya, kerana keredhaan-Nya, kerana arahan-Nya, kerana mentaati-Nya dan patuh kepada-Nya.

Jadi perkara yang kita buat itu, seperti contoh-contoh di atas kerana-Nya adalah satu, tujuannya satu, didorong oleh satu, iaitu Allah SWT. Demi untuk mengabdikan diri kepada-Nya. Tidak bercampur dengan kerana-kerana yang lain selain kerana Allah Taala. Itulah yang dikatakan orang yang ikhlas, iaitu dia membuat kerja-kerja tadi kerana-Nya murni. Tujuannya bersih. Dorongan dari satu iaitu Allah SWT.

Jika niat atau dorongannya telah tercampur dengan kerana-kerana lain atau ada terselit niat-niat lain di dalam kerana Allah itu, dorongannya bukan satu lagi tapi sudah menjadi dua atau tiga. Misalnya, niat membuat kerja itu dicampur sama kerana riyak, megah, nama, glamour, pangkat, duit, kerana orang minta,kerana takut orang tidak suka, untuk mental exercise, kerana boring di rumah, kerana hendak lari daripada masalah, kerana ingin sokongan atau undi, kerana hendak menguji kemampuan,kerana hendak berlawan, kerana hadiah, kerana piala, kerana kawan. Maka orang itu sudah tidak khalis lagi di dalam kerjakerjanya. Ikhlas sudah tiada, sudah tidak murni, ikhlasnya telah ternoda.

Justeru apa yang dibuat itu ‘kerana Allah’nya telah bercampurdengan kerana-kerana yang lain. Oleh itu ‘kerana Allah’nya sudah tidak bersih atau tidak murni lagi, niatnya telah bersekutu.Niatnya telah syirik, iaitu syirik khafi. Di Akhirat nanti Allah meminta orang itu, “Pergilah minta pahala daripada orang yang awak keranakan itu.” Allah Taala tidak akan membalas kebaikan apa-apa kepada orang itu kerana tujuan dia beramal itu tidak kepada Allah lagi atau tidak sepenuhnya kerana Allah Taala tapi ada kerana yang lain selain Allah Taala.

Untuk berlaku ikhlas di dalam sebarang perbuatan kita amat susah sekali. Terutama kerja-kerja dan amalan yang ada hubung kait dengan kepentingan umum atau dengan orang ramai atau amalan yang terdedah kepada pandangan umum seperti ceramah,dakwah,mengajar,belajar,gotong-royong,membaca Al
Quran di hadapan khalayak, forum, wawancara, memberi hadiah, memberi bantuan di hadapan umum atau di hadapan orang ramai. Lebih-lebih lagi bagi orang yang jarang memikirkan hati, kurang muhasabah hatinya, hatinya dibiar atau terbiar, jarang diambil tahu atau diambil kira, selalunya lebih banyak terjebak kepada tidak ikhlas. Ramai yang nawaitunya tercampur dengan hal-hal huzuzunnafsi, kepentingan atau tujuan diri sama ada disedari atau tidak disedari kerana kurang menyuluh hati.

Adakalanya amalan itu awal-awal lagi nawaitu atau niatnya telah rosak. Ibarat membuat rumah atau bangunan di atas lumpur maka awal-awal lagi rumah atau bangunan itu runtuh di awalnya lagi. Kalau tidak di awalnya, rosak pula di pertengahan jalan. Kadang-kadang di awal-awal dan di pertengahan jalan masih hatinya kerana Allah, tidak bercampur kerana kerana yang lain selain Allah Taala, tapi dia terjebak di hujung atau di akhir perbuatannya.

Di sini saya datangkan contoh bagaimana ia boleh terjadi.

A. Niat rosak di awal lagi.

Katalah kita hendak berdakwah di satu tempat pada hari sekian sekian.Sama ada kita yang membuat program itu,penduduk tempat itu menjemput kita. Hati kecil kita pun berkata:

“Ha! Inilah masanya aku akan popular.”
“Aku akan terkenal!”
“Adalah peluang duit poket!”
“Aku akan hentam puak-puak ini yang menjadi musuh aku selama ini.”
“Barulah mereka tahu siapa aku!”
“Padanlah muka mereka nanti!”

Usaha dakwahnya rosak sama sekali! Di awal-awal lagi sudah tidak ada keikhlasannya. Bukan kerana Allah Taala tapi kerana diri kita sendiri atau kerana tujuan menghentam, tapi kita menggunakan hak-hak Allah sebagai alat. Ini ibarat melukis di atas air atau membangunkan rumah di atas lumpur.

B. Rosak di pertengahan.

Bagaimana pula rosak di tengah-tengah atau di dalam perjalanannya.

Mula-mula memang dibuat kerana Allah. Hati berkata: “Aku wajib menyampaikan seruan Allah itu. Lebih-lebih lagi peluang sudah ada atau sudah terbuka.”

“Aku mesti mengisi program itu. Aku tidak ada apa-apa keuzuran. Kalau aku tidak mengisi program itu nanti Allah marah. Insya-Allah aku akan pergi berdakwah di tempat itu.”

Waktu sedang menyampaikan dakwah dengan petahnya, dengan bahasa yang indah, dalil-dalil dan hujah-hujah yang fasih, orang ramai pun mengangguk-angguk. Begitu ceria muka mereka mendengarnya dan menerima apa yang kita sampaikan menunjukkan ada respon dari orang ramai. Hati kita pun berbunga.

Syaitan pun menghembus-hembuskan ke dalam hati untuk kita lupa dengan Allah. Kita pun terasa luar biasa. Hati kita pun membisikkan kepada kita:

“Hebat aku ni!”
“Boleh tahan juga aku ini.”
“Payah juga orang lain hendak menandingi aku.”

Di pertengahan dia rosak. Rosak di dalam perjalanan. Keikhlasannya tadi telah diungkaikannya semula. Dia telah berkongsi niat di antara Allah dengan dirinya sendiri, syirik khafi.Ibadahnya atau kebaikannya berdakwah itu telah dibatalkan. Ibarat membuat rumah atau bangunan, sedang membinanya belum pun siap lagi telah diruntuhkan semula.

C. Rosak di hujung.

Di awalnya sebelum berdakwah itu niatnya sudah bagus. Dia hendak berdakwah di tempat dan masa sekian-sekian, tujuannya betul kerana Allah. Dia ingin menunaikan tanggungjawab untuk menyampaikan risalah Tuhan kepada umat. Apabila sampai masanya, berhadapan dengan orang ramai, dia pun menyampaikan dakwahnya.

Di waktu itu hatinya masih baik. Belum tergugat lagi. ‘Kerana Allah Taala’nya masih belum terungkai lagi. Tapi dalam perjalanan pulang dari majlis dakwah itu, ada kawan yang sama-sama berada di dalam keretanya pun bercakap:

“Ustaz bercakap tadi sedap betul.”
“Saya tengok orang ramai di majlis itu mengangguk saja tanda memberi respon.”
“Ustaz ni kalau terus-menerus boleh membuat dakwah ini, ustaz akan lebih lagi lincah dan matang.”

Hatinya terus berbunga. Ujub pun datang. Syaitan membisikkan di dalam hatinya bahawa dia orang yang mampu dan berkebolehan. Dia telah lupa kemampuan itu anugerah dari Allah Taala yang Maha Pengurnia. Patut dia malu kepada Tuhan kerana Allah Taala telah memberi dia berkebolehan di dalam
berceramah atau pidato.

Maka terbatal pula ibadahnya. Pahala dakwahnya malam itu telah terkorban. Ibarat membangunkan rumah atau bangunan, siap-siap sahaja rumah itu, ia pun runtuh.

Apa yang kita bawa ini adalah sebagai satu contoh. Kita bolehlah kiaskan kepada usaha-usaha dan kerja-kerja yang lain.

Apakah usaha dan kerja itu kita buat kerana Allah atau kerana kita seratus peratus atau bercampur kerana Allah dengan kerana kita.

Berdasarkan apa yang kita tulis ini, masya-Allah, terasa sungguh oleh kita susahnya untuk menjadi orang yang ikhlas, sedangkan ikhlas itu adalah roh ibadah. Penentu apakah ibadah-ibadah itu tertolak atau diterima.

Wahai Tuhan, rasanya kami belum berbuat apa-apa sebelum ini, kalaupun ada berbuat, sudah tentu payah sekali hendak mengelakkan daripada huzuzunnafsi ini. Iaitu ada tujuan kerana diri. Kalaulah bukan bantuan dan pimpinan-Mu Tuhan, rasanya sebarang amalan yang kami buat mungkin tertolak semuanya.

Para pembaca, di sinilah rahsianya mengapa kadang-kadang usaha dan perjuangan kita itu tidak berkesan, walaupun usaha sudah dilakukan, respon orang ramai pun ada, tapi kesannya tiada. Orang ramai tidak juga berubah dari dakwah kita itu. Apa yang diucapkan oleh mulut kita tidak sama di hati. Apa yang dicakapkan oleh mulut kita sudah cantik, tidak ada cacat celanya, tapi cacat di hati. Jadi apa yang diucapkan oleh mulut itu hanya jatuh di mulut orang ramai. Orang ramai memuji-muji kita,mengulas-ulas dan memperpanjang-panjangkan ceramah kita.Namun hati tidak berubah apa-apa kerana di sini terhijab bantuan daripada Allah Taala disebabkan niat atau hati kita telah rosak oleh mazmumah riyak dan lain-lain lagi. Di waktu itu sifat-sifat taqwa kita sudah ternafi. Allah Taala tidak akan menolong orang yang tidak bertaqwa.

Oleh itu marilah kita membuat kerja-kerja kebaikan dengan hati yang tunduk, yang tawadhuk, penuh malu kepada Tuhan, rasa takut dan cemas. Takut kalau-kalau amalan kita itu ditolak oleh Allah Taala. Firman Allah:

Maksudnya: “Ikhlas itu satu rahsia dalam rahsia-Ku, Aku titiskan ia dalam hati hamba-hamba-Ku yang Aku kasihi.” (Hadis Qudsi)

Maksudnya: “Sesungguhnya Allah Taala tidak memandang gambaran lahir kamu tapi dia melihat apa yang ada di dalam hati kamu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Marilah kita berhati-hati moga-moga kita selamat.

Ya Allah, berilah kami selalu hidayah dan taufik-Mu agar perjalanan lahir dan batin kami berjalan selari menuju keredhaan-Mu, ya Allah!

Friday, January 22, 2010

Kubur Yg Paling Byk Penghuni Di Dunia

emel : Zamri keciks

Sekitar 10.000 keluarga filipina tinggal di perkuburan di manila.
Beberapa makam mewarisi dari keturunan nenek moyang serta sedara mereka dan sekarang tinggal di sana .

Sebagian dari provinsi lain dan tidak mampu untuk mendapatkan wang yg cukup untuk tinggal di kota besar,

terutama untuk keluarga yang tidak tahu harus tinggal dimana... Ini adalah gerbang depan alias pintu masuk menuju komplek pemakaman,




Aku bingung, ini mendoa'kan buat 2 si mati kuburan di depan atau asyik karaoke siap dgn tv.


Permainan Bola Volley di kuburan


Adek- adek tolong letakkan ditempatnya balik ya, itu bukan buat mainan sayang.....

jangan dibuat perkara yang bukan2 yaaa!!! Jenuh...!!!! Pulangkan ke tempat asalnya...




Tempat istirehat


Bersantai di kuburan bermain terup!

Mcm pemandangan di kampus , masing2 warganya punya loker sendiri.


TRAGIS benar nasib MARIO CACAYUMAN, sudah meninggal bukan nya diwangikan

Kamboja atau bunga setaman tapi sebaliknya diberi bauan sampah.

Ayuh mari karaoke!

Thursday, January 21, 2010

Ikhwan umum Dr Muhammad Badi' mursyidul am baru

I

KAHERAH, 20 Jan: Ikhwan Muslimin telah mengumumkan Mursyid Am barunya iaitu Dr Muhammad Badi’ Abdul Majid Samy, 67 tahun.

Beliau adalah Mursyid Am kelapan bagi jemaah Ikhwan Muslimin yang diasaskan oleh Mursyid Am Pertama, Imam Hasan Al-Banna pada tahun 1928.

Dr Muhammad Badi’ (GAMBAR) menggantikan Mursyid Am KeTujuh, Ustaz Mahdi Akef yang tidak berhasrat menyambung jawatannya apabila umurnya melebihi 80 tahun.

Dr Muhammad Badi’ dilahirkan pada 7 Ogos 1943 di Al-Mahalla Al-Kubra, negeri Al-Gharbiyah, Mesir. Isteri beliau bernama Sumaiyah Asy-Syanawy, bekas pengetua Madrasah Ad-Dakwah Al-Islamiyah di Bani Suef, Mesir.

Beliau adalah anak kepada Haji Muhammad Ali Asy-Syanawy yang merupakan generasi awal Ikhwan Muslimin dan termasuk yang dijatuhkan hukuman mati oleh kerajaan taghut Mesir dibawah Presiden Jamal Abdul Nasir pada tahun 1954 tetapi kemudiannya diringankan kepada penjara seumur hidup. Mereka dikurniakan tiga orang anak, Ammar, Bilal dan Dhuha.

Ustaz Mahdi Akef mengumumkan nama Dr Mohd Badi’ Abd Majid Saamy sebagai Mursyid Am Ikhwan Muslimin kelapan dalam sidang akhbar antarabangsa di Kaherah, Mesir jam 11.00 am (waktu Mesir) tadi.-Harakahdaily

Wednesday, January 20, 2010

AS Menang Perang di Afghanistan? Kalahkan Taliban Dulu!

Apa yang diperlukan AS untuk memenangkan perang di Afghanistan? Menurut Jenderal Stanley McChrystal, sederhana: temukan Usama bin Laden dan Taliban.

Tampaknya AS sudah kebingungan mencari alasan apalagi untuk invasi ke Afghanistan. Sebelum pemilu Afghan pada 20 Agustus silam, AS mengatakan keberadaannya di negara itu hanya seusai pemilu. Pemilu empat bulan berakhir, 30 ribu tentara pasukan malah kembali diberangkatkan oleh presiden AS, Barack Obama.

Selain mencari alasan untuk pembenaran invasi mereka, AS juga sibuk mencari alasan bagaimana memenangkan perang tersebut. “Kita akan bisa mengalahkan Al Qaidah sampai kita menangkap Usama bin Laden.” Ujar McChrystal kepada Senate Armed Services Committee. Tapi, tambahnya, bin Laden bersembunyi di luar perbatasan. “Itu di luar kekuasaan (mandat) saya.”

Menurut McChrystal, mau tak mau bin Laden sudah menjadi ikon dari perjuangan rakyat Afghanistan dan Taliban. McChrystal juga mengatakan bahwa sangat penting untuk menekan Taliban dan menguatkan kekuatan keamanan Afghanistan.

Tapi Jenderal, bagaimana bisa menangkap Usamah? Apakah benar Usamah bin Ladin dan Al Qaidah itu berada di Afghanistan? Atau, mampukah AS menghancurkan Taliban? (sa/cnn)

Hutang Kerajaan Brunai Darussalam Paling Rendah di Dunia

"Laporan Daya Saing Global 2008 hingga 2009" yang dikeluarkan oleh Forum Ekonomi Dunia menyebut hutang kerajaan Brunai Darussalam paling rendah di dunia. Kestabilan ekonomi makronya menduduki tempat kedua, selepas Kuwait.

Berdasarkan media Brunai Darussalam, krisis kewangan global yang berlaku dari 2008 hingga 2009 hampir tidak membawa kesan negatif kepada negara itu. Sebaliknya, krisis itu menggalakkan program pembangunan ekonomi yang baru dan membawa reputasi baik kepada negara itu di arena antarabangsa serta meningkatkan keyakinan peniaga luar. Laporan Forum Ekonomi Dunia juga menyebut, "Laporan Brunai Darussalam" yang dikeluarkan oleh Kumpulan Perdagangan Oxford, London bersama-sama Jabatan Perdana Menteri Brunai Darussalam pula mengakui kestabilan kewangan dan kecukupan rizab mata wang asing negara itu

Tuesday, January 19, 2010

Memboikot barangan Israel dan Amerika menurut Islam


1.MUKADDIMAH

Saya ada menerima foward mesej yang menunjukkan kepada artikel tentang face book. Saya tidak mahu membincangkan adakah ia adakah face book itu yahudi atau pun bukan dan apakah hukum menggunakan face book. Namun mata saya terpaku pada kenyataan dalam artikel tersebut yang berbunyi:

"Islam tidak pernah mengharamkan Muslim membeli atau menggunakan apa-apa produk dan perkhidmatan daripada non Muslim termasuk Yahudi. Mengharamkan pembelian atau penggunaan sesuatu produk atau perkhidmatan hanya dengan alasan ia milik Yahudi, boleh mengheret kita terjebak kepada perbuatan MENGHARAMKAN APA YANG HALAL, yang mana perbuatan itu sama buruknya dengan MENGHALALKAN APA YANG HARAM."

Saya agak terkejut dengan kenyataan dari pendakwah terkemuka di malaysia ini. Ini kerana kenyataan ini telah bertentangan dengan ulama-ulama di seluruh dunia. Oleh itu disini saya ingin mengemukakan pandangan ulama terhadap boikot barangan Amerika dan Israel.

2. BOIKOT ADALAH SENJATA DI ZAMAN NABI


Kita lihat bagaimana kisah Thumamah bin athal ra ثمامة بن أثال yang baru masuk Islam telah memboikot orang-orang musyrikin di mekah. Setelah masuk Islam , beliau berkata:


والله لا يأتيكم من اليمامة حبة حنطة حتى يأذن فيها رسول الله صلى الله عليه وسلم


"Demi Allah tidak akan datang kepada kamu (kaum Quraisy) sebiji gandum pun dari Yamamah sehingga Rasulullah saw izinkan."

Hadis SAHIH Bukhari Muslim.

Sepertimana diketahui beliau adalah penghulu Yamamah.

Dalam hadis lain menyebut:


فانصرف إلى بلده ومنع الحمل إلى مكة حتى جهدت قريش فكتبوا إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم يسألونه بأرحامهم أن يكتب إلى ثمامة أن يخلي إليهم حمل الطعام ففعل رسول الله صلى الله عليه وسلم


" Lalu Thumamah pun pulang ke kampungnya dan menegah untuk dibawa barang dagangan ke Mekkah sehinggalah orang Quraisy kemelaratan . Lalu orang-orang Quraisy menulis kepada Rasulullah saw meminta dengan berkat hubungan persaudaraan supaya thumamah membiarkan barang makanan sampai kepada mereka. Rasulullah saw memperkenankan permintaan mereka."

hadis HASAN riwayat Imam Baihaqi dan Ahmad.

INI ADALAH DALIL YANG KUKUH TERHADAP PENSYARIATAN BOIKOT TERHADAP MUSUH-MUSUH ISLAM. KALAULAH ORANG MUSYRIKIN MASIH MENINDAS NABI DAN PARA SAHABAT KETIKA ITU MESTILAH NABI SAW AKAN MENERUSKAN PEMBOIKOTAN ITU.

3. MELEMAHKAN EKONOMI MUSUH ISLAM ADALAH SUNNAH NABI

Cara melemahkan ekonomi musuh yang dilakukan pada zaman Nabi saw ada dua cara.

Cara pertama:

Dengan menghantar pasukan tentera untuk peperangan badar bagi menghalang rombongan perniagaan mereka. Begitu mengambil harta orang kafir (ghanimah) setiap kali lepas perang juga adalah bertujuan melemahkan ekonomi mereka. Nabi saw dan para sahabat juga telah memusnahkan tanaman orang yahudi Bani Nadhir sedangkan asalanya Nabi saw menegah untuk dimusnahkan tanaman orang kafir. Ini semua adalah untuk melemahkan ekonomi mereka.

Cara kedua: Dengan DOa

Nabi saw telah mendoakan kepada orang-orang Quraisy:


اَلَّلهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَيْهِمْ بِسَبْعِ كَسَبْعِ يُوْسُفَ


"Ya Allah bantulah aku untuk memusnahkan mereka dengan engkau menjadikan mereka فtujuh tahun mereka seperti mana tujuh tahun yang menimpa Nabi Yusuf (tujuh tahun kemarau)."

Maka mereka ditimpa dengan kemarau sehinggalah ada yang makan bangkai. Lalu Abu Sufyan berkata kepada Nabi saw: "Hai Nabi, sesungguhnya Kaum mu telah binasa. Doalah supaya Allah menghilangkan kemarau ini."

Hadis SAHIH riwayat Bukhari dan Muslim.

4. MEMANGLAH ASAL BERMUAMALAH DENGAN MERKA ITU HALAL TAPI IA BERUBAH DENGAN KEADAAN

Pihak yang tidak mahu memboikot menyatakan bahawa tidak perlu boikot kerana Nabi saw juga bermuamalah dengan orang yahudi. Ini memang jelas bahawa kita boleh berusan dengan orang kafir tidak kira apa agama sekalipun. Hubungan kita dengan mereka adalah hubungan kemanusian. Ini jelas melalui Firman Allah swt:

"ALlah tidak melarangkamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap org2 kafir yang tidak memerangimu kerana agamamu dan tidak mengusirmu dr kampung halamanmu.ssghnya ALLAH mencintai org2 yg berlaku adil." (8 : al-Mumtahanah)

Namun dalam ayat seterusnya menjelaskan kita dilarang untuk berbaik dengan orang yang memerangi dan mengusir umat Islam. Firman Allah swt:

"ssghnya Allah hanya melarangkamu menjdkan org2 yg memerangi mu kerana agama mu dan mengusir mu dr kampung halamanmu dan membantu utk mengusir mu sebagai kawanmu (dengan membantu mereka).barangsiapa yg menjdkan mereka sbg kawan ,mereka itulah org yg zalim." (9: al-Mumtahanah)

Penindasan dan kezaliman Israel dan Amerika terhadap umat Islam adalah perkara yang amat jelas. Oleh itu kita jangan bermudah-mudah untuk keluarkan hukum. Setiap keadaan dan masa itu mempunyai hukum yang tersendiri. Kita hendaklah menyerahkannya pada Ulama.

5. PANDANGAN ULAMA TERHADAP BOIKOT

Para ulama seluruh dunia menyatakan kewajipan boikot baragan Yahudi dan Israel. Diantaranya ialah Bekas mufti Mesir Dr Nasr Farid al-Wasil, Ulama saudi albani dan syeikh Abdullah Jibrin, ulama Lubanan Syeikh Faisal Maului, Ulama-ulama India dan yang paling tegas ialah ulama haraki DR YUSUF QARDAWI.

Dr Yusuf Qardawi berkata:

"Diantara cara membantu umat Islam di Palestin adalah dengan memboikot barangan musuh dengan sempurna (bukan pilih2). Setiap ringgit dan sen yang kita gunakan untuk membeli barangan mereka adalah dianggap peluru yang menembusi dada2 saudara2 dan anak2 kita di palestin.

Oleh kerana yang demikian wajib atas kita untuk tidak membantu musuh-musuh yang menindas Umat Islam dengan membeli barangam mereka. Ini kerana ia termasuk dalam perkara membantu diatas perkara permusuhan dan dosa.

Barang-barang buatan Amerika seumpama barang-barang Israel dari segi wajib diboikot. Pada hari ini Amerika adalah Israel yang kedua."

5. KESIMPULAN

Baru-baru ini kita dikejutkan dengan kebaranian seorang Doktor dari Jordan yang telah meletupkan dirinya di Afghanistan yang membunuh tujuh pegawai perisikan Amerika CIA. Umurnya masih muda (30an) dan mempunyai isteri yang cantik (orang turki). Doktor ini sanggup mengorbankan jiwanya demi Islam tetapi mengapa kita tidak mampu walau hanya dengan memboikot barangan musuh Islam kerana tuntutan Nafsu. Firman Allah swt:

"Maka kamu akan lihat orang-orang yang berpenyakit nifak dalam hati mereka segera menjadikan orang-orang yahudi dan nasrani sebagai teman dan membantu mereka, mereka berkata sebagai alasan "Kami takut akan ditimpa bencana atau mereka mengalahkan orang-orang Islam." Maka pastilah Allah akan memberi kemenangan kepada umat Islam atau Allah akan memusnahkan orang-orang yahudi dan nasrani yang menyebabkan orang-orang munafik itu menyesal terhadap apa yang mereka lakukan (menolong yahudi dan nasrani)." (52 : al-Maidah)

JADI JELAS DARI AYAT INI MEMBANTU YAHUDI DAN NASRANI YANG MEMUSUHI DAN MENINDAS UMAT ISLAM ADALAH PERBUATAN ORANG-ORANG MUNAFIK.

Rujukan: al-Quran , al-Muqataah as-Syariyyah wa Dawabitul Mumarasah oleh Dr Khalid Abdul Qadir dan Fatawa min Ajli Palastin oleh Dr Yusuf Qardawi.