Thursday, September 16, 2010

840 Orang dari Berbagai Negara Masuk Islam di Kuwait Selama Bulan Ramadhan


Menurut laporan dari Komite pengenalan Islam di Kuwait menyatakan bahwa jumlah orang yang masuk Islam di negara itu selama bulan Ramadhan mencapai 840 orang baik pria maupun wanita yang berasal dari berbagai negara, mereka terdorong untuk masuk Islam setelah komite melakukan berbagai kampanye mengenalkan Islam.

Jamal Syati, Asisten Direktur Jenderal Komisi pengenalan Islam Kuwait mengatakan: "Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya umat Islam mendakwahkan Islam dan mendesak mereka untuk mendidik orang lain tentang Islam dengan kebijaksanaan dan keadilan, serta menjelaskan prinsip-prinsip toleransi agama yang benar melalui media apa saja yang bisa digunakan."

"Komite juga mendakwahkan Islam kepada komunitas non Muslim melalui berbagai cara, lewat advokasi dan informasi yang diterjemahkan dalam beberapa bahasa dan versi, lewat audio visual, flyer, brosur advokasi tentang pentingnya Al-Qur'an dan berbagao cara lainnya," tambah Jamal Syati.

Komite pengenalan Islam Kuwait, dirancang untuk mengenalkan Islam kepada non Muslim dan mendakwahkan Islam kepada mereka serta mengajarkan bahasa Arab dengan penutut asli dan juga memberikan pendidikan Islam kepada masyarakat Islam sendiri.

Komite ini memiliki 80 pendawakah yang berbicara dengan berbagai macam bahasa dunia dan memiliki lebih dari 15 cabang di seluruh wilayah Kuwait.(fq/imo)

Tuesday, September 14, 2010

Umat islam di China menyambut Hari Raya Aidilfitri dengan penuh meriah.


1 Syawal 1431H.

Bermula pukul 7.30 pagi hari ini, Jalan Niujie Beijing telah ditutup secara sementara kepada semua kenderaan bagi menjamin kelancaran pelbagai aktiviti sambutan. Dengan ini, Jalan Niujie telah menjadi tempat perayaan yang paling meriah di bandar Beijing.

Pagi-pagi, Masjid Pudong, Shanghai dibanjiri ribuan jemaah tempatan dan penganut Islam asing yang menunaikan solat sunat Aidilfitri di sana.

Hari raya Aidilfitri juga disambut di Wilayah Autonomi Hui Ningxia di bahagian utara China. Kerajaan tempatan telah menetapkan hari cuti bagi hari raya Aidilfitri dan hari raya Aidil-Adha akan diperpanjangkan kepada 2 hari daripada 1 hari mulai pada tahun ini.

Selain itu, di Daerah Autonomi Bai, Dali Provinsi Yunnan di bahagian selatan China, persatuan agama Islam tempatan mengadakan majlis sambutan pada setiap tahun walaupun jumlah penduduk Islam di sana tidak begitu ramai. Pada tahun ini, majlis sambutan Hari Raya Aidilfitri diadakan pada 8 September lalu. Majlis tersebut turut dihadiri oleh pegawai utama kerajaan tempatan.

Haniyya : 40.000 Penghafal Qur'an, Menjawab Pembakaran Qur'an

Di Gaza segala telah berubah. Kehidupan ikut berubah. Sejak Hamas mengambil alih kekuasaan di Gaza tahun 2007, yang sebelum di pegang oleh Otoritas Palestina (PA) yang dipimpin Presiden Mahmud Abbas.

Kehidupan nampak lebih Islami, dan segala berjalan dengan tertib. Blokade Israel dan Barat terasa pahit. Tetapi, tidak membuat Hamas menyerah dan mengakui Israel. Hamas tetap menegaskan bahwa Israel sebagai penjajah dan illegal.

Selama kekuasaan di bawah Otoritas Palestina (PA), kehidupan sangat sekuler, dan jauh dari pengaruh agama. Berbagai kekerasan diantara penduduk Gaza berlangsung, khususnya tindakan sewenang-wenang dari aparat keamanan Otoritas Palestina (PA), sampai seluruh Gaza di ambil alih oleh Hamas.

Perubahan yang paling mendasar kehidupan sehari-hari dikalangan rakyat Gaza, yang mulai nampak terlihat nilai-nilai Islam dalam segala kehidupan. Perlahan-lahan mereka dapat mengurai krisis akibat blokade Israel dan sekutunya. Mereka dapat mencukupkan kebutuhan mereka tanpa harus bergantung terhadap Israel.

Tentu, yang paling menarik, bagaimana pemerintahan Hamas membangun masa depan kehidupan rakyat Gaza, yang lebih bersumber dari nilai-nilai Islam, di mana anak-anak sejak dini sudah dididik untuk dapat membaca Al-Qur'an, memahaminya, dan menghafalnya. Setiap tahun pemerintah Hamas mewisuda anak-anak yang sudah selesai menghafal Al-Qur'an. "Kami akan menjadi Al-Qur'an sebagai hidu kami", ucap Ismail Haniyya. Perlahan-lahan dan sangat nyata, anak-anak di Gaza mereka telah menjadi penghafal Al-Qur'an yang baik.

Selama Ramadhan rumah-rumah dan masjid-masjid di seluruh Gaza menjadi tempat, yang paling ramai, suara orang membaca Al-Qur'an. Ini buah dari apa yang dilakukan oleh pemerintahan Hamas, yang mempunyai perhatian yang demikian besar terhadap anak-anak untuk dapat menghafal Al-Qur'an. Setiap sekolah hampir dapat meluluskan lebih dari 200 anak yang hafal Al-Qur'an.

Maka, Perdana Menteri Palestina di Gaza, Ismail Haneyya, selain mengutuk Pastor Terry Jones, yang menyerukan membakar Quran di Negara Bagian Florida, Amerika. Tetapi, Haniyya memberikan respon dengan mempersiapkan 40.000 penghafal Quran setiap tahunnya. Haniyya telah menjadikan kebijakan pemerintahannya untuk menghafal Al-Qur'an.

Selanjutnya, Haniyya mengatakan dalam khotbah Idul Fitri-nya bahwa proyek Zionis terus mengalami kemunduran, dan kemenangan rakyat Palestina semakin dekat daripada yang mereka pikirkan.

Haniyya menambahkan bahwa Otoritas Palestina di Ramallah telah melakukan tiga dosa selama bulan Ramadhan. Pertama, negosiasi langsung dengan penjajah Israel, dan a negosiasi itu ditolak dan tidak mendapatkan amanat dari rakyat Palestina sama sekali untuk bernegosiasi atas nama Yahudi.

Hanniya menyebutkan dosa kedua Otoritas Palestina adalah perang mereka terhadap agama dan masjid-masjid yang dianggap telah menjadi alat perlawanan terhadap penjajah Israel. Haniyya menegaskan kebijakan lyang memerangi masjid-masjid dan agama merupakan kebijakan seperti itu secara luas ditolak oleh rakyat Palestina.

Dosa yang ketiga, Haniyya mengatakan, adalah Otoritas Palestina (PA) yang bekerjasama dengan Israel telah memburu para pejuang di Tepi Barat. Tindkan ini bertentangan dengan keinginan rakyat Palestina, dan Haniyya menolak kebijakan tersebut dan bahwa pemerintahnya menolak koordinasi keamanan antara Otoritas Palestina dan penjajah Israel.

Dalam kesempatan ini, Hanniya mengucapkan selamat Idul Fitri kepada orang-orang Arab dan umat Islam umumnya. "Salam khusus kepada keluarga syuhada, tawanan dan mereka terluka, serta mereka yang rumahnya hancur oleh Israel."

Haniyya menyerukan kunjungan ke keluarga syuhada, tawanan yang terluka karena itu akan meningkatkan solidaritas dan memperkuat ketabahan keluarga-keluarga tersebut.

Haniyya menyerukan agar menghadapi kampanye Pendeta Terry Jones itu, hanya dengna memperbanyak kaum muslimin menghafal Al-Qur'an, yang akan menjadi perisai menghadapi Yahudi dan Nashrani, yang sangat memusuhi umat Islam.

Monday, September 06, 2010

Eid Mubarak Menggamit Kita





Oleh: Dr. Ahmed ‘Assal

Hari Raya Eidul Fitri kini menggamit setelah kita selesai menunaikan kewajipan ibadah puasa dengan perasaan gembira yang dirasai oleh orang yang berpuasa, mendirikan solat dan qiam, bertilawah al-Quran, berzikir dan bertasbih, beriktikaf dan mendapatkan Lailatul Qadr. Firman Allah:

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur..”. (Al-Baqarah: 185)

Tahniah kepada orang-orang yang mendirikan Qiam kerana Allah menyebutkan tentang mereka di dalam firmanNya:

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezki yang kami berikan”. (As-Sajadah: 16)

Tahniah kepada para mukminin yang disibukkan dengan urusan agama mereka dan kewajipan iman mereka. Mereka meyakini bahwa tanggungjawab membela kebenaran memenuhi pemikiran mereka, kebenaran juga menguasai diri dan kehidupan mereka..Mereka terikat dan bergerak dalam ruang lingkup agama mereka dan kebenaran mengikat kehidupan, kewujudan, masa depan, dunia dan akhirat mereka.

Untuk mencapainya kita dapati mereka mengikat seluruh cita-cita, bakat serta potensi diri mereka kepada kebenaran, mengimbangi perjalanan hidup mereka, meninggikan matlamat dan tujuan murni mereka, menjadikan seluruh keasyikan dan keghairahan mereka untuk berbakti kepada agama mereka dengan segenap kekuatan diri dengan motivasi diri, disiplin dan kesederhanaan hidup dan memiliki semua tuntutan jati diri dalam menghadapi tarikan duniawi, keseronokan dan perhiasannya. Mereka tidak rakus dengan keduniaan, menghambakan diri kepada kebendaan, tertipu dengan keseronokannya dan memuja pangkat dan harta.

Eid Mubarak tiba selepas Ramadhan mengajar kita erti istiqamah dan berperaturan. Kita telah saksikan umat Muhammad telah berkumpul di atas agama Allah dan bersatu di atas ketaatan kepada perintahNya di dalam perkataan, perbuatan..sekalipun berhadapan dengan banyak musuh dan cabarannya.

Eidul Fitri datang selepas kita menyahut seruan Allah dan beramal ibadah keranaNya, kita bersabar dan pasrah dengan kuasa dan kehendakNya dengan mengarahkan kepada kebenaran, menolong agama Islam dan meninggikan panjinya serta menjauhkan diri daripada bentuk-bentuk yang memperdayakan dalam kehidupan yang penuh pancaroba. Eid mestilah sampai kepada makna yang sebenar dan agung iaitu hari di mana ruh keimanan berjalan dan hidup di dalam dunia manusia, khasnya kepada pemerintah di mana Islam mengajak mereka supaya berkerja, berjihad, berkorban dan bangkit memulakan jalan perubahan. Ini kerana umat seluruhnya menjadi sasaran musuh sedangkan musuh sentiasa mengawasi dan mengelilingi umat. Kesudahan perjalanan umat bergantung kepada usaha mengembalikan seluruh umat Islam kepada Allah dan agamaNya.

Inilah hari yang kita rasa bahwa ‘kehausan’ yang menimpa umat Arab dan Islam hanya selesai dengan meminum dari sumber Islam yang penuh kesukaran dan liku-liku, barulah hari ini benar-benar sebagai hari Eid (kembali)..Inilah hari pemimpin dan penguasa Islam percaya tentang peri pentingnya pentarbiyahan peribadi dan pembentukan umat, menyediakan generasi di atas asas yang sahih yang berpaksi di atas manhaj rabbani yang tulin, barulah hari ini benar-benar sebagai hari Eidul Fitri (kembali kepada fitrah).

Ketika setiap kita menghabiskan masa dan tenaga untuk melengkapkan keperluan amal Islami dengan mengutamakan dan bekerja untuknya, dan ketika kita mengagihkan tanggungjwab memikul dakwah ke atas semua orang yang berkelayakan dan menugaskan setiap dari kita melaksanakan pekerjaan untuk kebaikan Islam lebih daripada keperluan dirinya, dan ketika kita mengutamakan pertubuhan Islam mengatasi kepentingan peribadi..barulah hari ini benar-benar sebagai hari Eidul Fitri; di mana kita menyumbangkan seluruh kehidupan untuk meneguhkan Islam dan menyempurnakan perlaksanaannya.

Ketika kita melihat nilai-nilai Islam telah meresap di segenap bidang kehidupan bermasyarakat dan termasuk adab dan tingkah laku pelajar, pekerja, tokoh dan pengundi, dan ketika kebaikan ini sampai kepada pemimpin pelbagai lapisan masyarakat, maka hari ini benar-benar sebagai hari Eidul Fitri.

Ketika perjalanan dakwah kita berterusan sekalipun penuh pancaroba dan kita menggunakan pelbagai kreativiti dan teknik baru demi kebaikan dakwah kita dan bangsa kita, dan kita bersedia mengikuti perkembangan semasa dengan penampilan baru dan sesuai dalam menangani isu dan permasalahn yang dihadapi oleh umat dengan syarat barisan pendakwah masih memelihara pegangan, keteguhan dan keutuhannya dengan pimpinan dan kesediaan untuk berkorban dan menggemblingkan tenaga..maka hari ini benar-benar sebagai hari ‘Eidul Fitri.

Ketika agama Allah menduduki tempat tertinggi sedangkan musuh-musuhNya pula gagal dalam memesongkan dari tugas kita serta mengubah akidah kita, dan ketika pendokong kebatilan menanggung kekecewaan untuk meninggikan kebatilan mereka..barulah kita boleh mengingati erti kemenangan dan ‘Eidul Fitri. Semua urusan adalah milik Allah sama ada sebelum atau selepasnya. Firman Allah:

“Dalam beberapa tahun lagi. bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman. Karena pertolongan Allah. dia menolong siapa yang dikehendakiNya. dan dialah Maha Perkasa lagi Penyayang. (sebagai) janji yang Sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janjinya, tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui”. (Ar-Rum: 4-6)

Terjemahan dari http://www.ikhwanonline.com/Article.asp?ArtID=9356&SecID=363

Saturday, September 04, 2010

Puluhan Ribu Umat Islam Langsungkan Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsha


Puluhan ribu kaum muslimin memenuhi kompleks masjid al-Aqsha yang dijaga ketat di Yerusalem untuk shalat Jumat terakhir pada bulan Ramadhan sebagai aksi protes diluncurkankannya kembali pembicaraan damai langsung antara otoritas Palestina dan Israel.

Polisi Israel menyebutkan jumlah jamaah sekitari 160.000 hingga 170.000 orang, sedangkan pihak berwenang muslim Palestina mengatakan jumlah jamaah melebihi 200.000 orang.

Dalam khotbah Jumat-nya Syaikh Yusuf Abu Snainih mengkritik kembali pembicaraan perdamaian Timur Tengah yang diluncurkan pada hari Kamis lalu di Washington, dengan mengatakan "negosiasi ini adalah lelucon."

Syaikh Yusuf menuduh Israel berusaha melakukan normalisasi dengan Arab dan dunia Islam sementara mereka tetap "melanjutkan penjajahan" nya di Tepi Barat melalui pembangunan pemukiman Yahudi.

Dalam kejadian terpisah Hamas yang menguasai Jalur Gaza, dengan ratusan orang menghadiri rapat umum untuk menghormati pernyataan Iran yang menyatakan hari al-Quds (Yerusalem).

Pejabat senior dari Hamas dan faksi-faksi pejuang lainnya turut hadir dalam acara tersebut setelah serangan kembar oleh kelompok Islam di Tepi Barat yang menewaskan empat pemukim menjelang pembicaraan damai langsung.

"Yerusalem tidak akan dibebaskan oleh negosiasi melainkan denganh jihad dan perlawanan," kata pejabat senior Hamas Ismail al-Ashqar kepada kerumunan orang banyak, menambahkan bahwa kejahatan untuk berpartisipasi dalam pembicaraan tersebut.

Situasi dan kondisi Yerusalem tetap tenang, menurut polisi Israel.

"Seperti di minggu sebelumnya, polisi dikerahkan sebanyak 2.000 orang di sekitar masjid Mereka tidak ikut campur. Dan shalat jumat berlangsung dengan tenang sepenuhnya," kata juru bicara polisi Yerusalem Shmulik Ben Ruby.(fq/aby)

Ketua Dewan Mufti Rusia Desak Terbentuknya Negara Palestina Merdeka



Warga Rusia dan dunia Muslim meminta terbentuknya negara Palestina yang merdeka, kata Ketua Dewan Mufti Rusia Syaikh Rawi Ain al-Din.

Kepala lembaga Islam tertinggi Rusia ini membuat pernyataan tersebut selama khotbah shalat Jumat di Moskow yang juga dihadiri oleh Duta Besar Iran untuk Rusia dan delegasi yang menyertainya.

"Pendirian negara Palestina yang merdeka adalah tujuan dari umat Muslim dunia dan kita berdoa kepada Allah untuk mewujudkan tujuan ini dan untuk pembentukan perdamaian di tanah suci ini," IRNA mengutip pemimpin pernyataan ketua dewan Mufti Moskow dalam shalat Jumat kemarin (3/9).

Pernyataan Syaikh Ain al-Din datang pada saat umat Syi'ah di Iran dan negara-negara lain menandai Hari Quds Internasional pada Jumat terakhir bulan Ramadhan saat ini, 3 September 2010.

Khatib Shalat Jumat di Moskow mengatakan hari Internasional Quds ini adalah hari untuk menunjukkan dukungan dan solidaritas dengan bangsa Palestina dan mendesak semua umat Islam untuk melakukan demonstrasi setiap Ramadhan untuk mengambil sikap untuk mendukung perjuangan Palestina melawan rezim Israel yang merampas wilayah tersebut.

Ulama Rusia ini juga menekankan pentingnya kesatuan antara kelompok Palestina Fatah dan Hamas.

Ia, selanjutnya, mengucapkan terima kasih kepada Duta Besar Iran untuk Rusia Sayyed Mahmoud-Reza Sajjadi atas usahanya untuk mengembangkan hubungan Iran-Rusia di berbagai bidang dan untuk meningkatkan hubungan antara Iran dan muslim Rusia.(fq/prtv)

Penyelidikan Freedom Flotilla: Anggota Parlemen Israel akan Bersaksi


Anggota Parlemen Israel Hanin Zoabi akan memberikan kesaksian di hadapan tim PBB yang bertugas menyelidiki serangan Israel ke rombongan Freedom Flotilla yang terjadi akhir Mei lalu. Zoabi, seorang warga Arab di Israel adalah anggota parlemen Israel yang ikut dalam rombongan itu bersama ratusan aktivis internasional yang akan menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza.

Menjelang kesaksiannya, Zoabi mengatakan bahwa dirinya akan mendesak tim PBB agar juga menyelidiki Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang bertanggung jawab langsung atas serangan yang menewaskan sembilan aktivis kemanusiaan itu. Selain Netanyahu, pejabat Israel lainnya yang juga harus diselidiki, kata Zoabi, adalah menteri urusan perang dan kepala staff militer Israel atas keterlibatan mereka dalam operasi ke kapal Mavi Marmara, salah satu kapal rombongan Freedom Flotilla yang diserang pasukan komando Israel.

Zoabi juga akan meminta anggota tim penyelidik PBB untuk membuat rekomendasi yang jelas dan tegas untuk mengajukan ketiga pejabat pemerintah Israel ke Mahkamah Kriminal Internasional, termasuk pelanggaran Israel terhadap hukum internasional dalam kebijakan blokadenya di Gaza, kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan yang telah dilakukan Israel di Gaza selama empat tahun belakangan ini.

Atas nama keluarga korban serangan Israel ke rombongan Freedom Flotilla, Zoabi mengungkapkan harapannya, tim PBB melakukan penyelidikannya dengan berani dan jujur serta tidak terpengaruh dengan tekanan-tekanan Israel. Ia juga meminta kepala Shabak--badan intelijen dalam negeri Israel--agar memberi kesempatan bagi tim penyelidik PBB untuk mendengarkan kesaksian dari Syaikh Raed Salah, pemimpin gerakan Islam di Israel yang dijebloskan ke penjara oleh pemerintah Israel. Salah juga ikut serta dalam aksi kemanusiaan Freedom Flotilla bulan Mei kemarin.

Di Israel, Zoabi menuai kecaman keras dari anggota parlemen dari kalangan Yahudi Israel. Karena dianggap pro-Palestina, hak-hak istimewa Zoabi sebagai anggota parlemen dicabut.

Tim panel PBB memulai misi penyelidikannya atas serangan Israel ke rombongan Freedom Flotilla pada Selasa (31/8) dengan mendengarkan kesaksian terkait serangan tersebut. Tahap ini dijadwalkan selesai tanggal 4 September mendatang. (ln/pic)

Kematian Pasukan AS Di Afghanistan Catat Rekor Di Tahun 2010


Jumlah tentara Amerika tewas dalam perang Afghanistan pada tahun 2010 menjadi rekor tahunan tertinggi sejak perang meledak sembilan tahun yang lalu, begitu menurut hitungan AFP Rabu (1/9) kemarin.

Sebanyak 323 tentara AS telah tewas dalam perang Afghanistan hanya untuk tahun ini saja. Dan kemungkinan bertambahnya masih akan terbuka lebar, sehubungan dengan masih berjalannya invasi pasukan AS di Afghanistan. Padahal tahun 2009, secara keseluruhan tentara yang tewas hanya 317 orang.

Pasukan asing mengalami lonjakan angka kematian yang suram di bulan terakhir ini seiring dengan perjuangna Taliban yang semakin lebih intensif. Hari Rabu kemarin, NATO menyatakan bahwa seorang tentara AS tewas.

Sebanyak 80 prajurit internasional tewas dalam perang Afghanistan bulan lalu, 56 dari mereka orang Amerika.

Secara keseluruhan, 1.270 tentara AS telah kehilangan nyawa mereka sejak perang dimulai di Afganistan menyusul serangan 11 September di Amerika Serikat pada tahun 2001.

Dua puluh lima orang Amerika tewas sejak hari Jumat pekan lalu.

Pemimpin militer mengatakan angka kematian ini mencerminkan tambahan pasukan tambahan ke Afghanistan, yang tentu saja akan memicu jumlah korban pula.

Jenderal perang AS di Afghanistan, David Petraeus, mengatakan hari Selasa bahwa penyebaran akan mencapai kekuatan penuh sebesar 150.000 pasukan dalam beberapa hari ini.

Icasualties.org terus-menerus memperbarui angka kematian tentara dalam pertempuran, kadang-kadang per hari atau satu minggu kemudian. (sa/googlenews)

Veteran CIA: Hanya Taliban Yang Tidak Korupsi!



Korupsi telah menjadi nama tengah Afghanistan saat ini. Mantan pejabat CIA, Michael Scheuer berbicara kepada SPIEGEL mengapa pemberantasan korupsi di Afghanistan menjadi sesuatu yang mustahil.

SPIEGEL: CIA diduga telah membayar Mohammed Zia Salehi, seorang ajudan Presiden Afghanistan Hamid Karzai, untuk informasi. Apakah karena itu kredibilitas AS rusak oleh CIA?

Scheuer: Itu benar-benar rekrutmen yang baik. Saya pikir Anda merekrut siapa saja yang bisa memberi Anda akses ke sasaran. Mungkin seseorang itu adalah teroris atau mungkin seseorang itu adalah pejabat yang korup. Saya pikir setiap badan intelijen lain akan merasa senang memiliki seseorang yang dapat memberikan informasi tentang apa yang dipikirkan Karzai, karena dia seperti orang yang tidak jujur.

SPIEGEL: AS sekarang harus menghadapi tuduhan membiayai negeri yang sangat dan paling korup....

Scheuer: Tidak juga. Presiden (Barack) Obama tahu tentang ini. Penasihat intelijennya juga tahu tentang ini. Kalau beliau pintar, saya yakin presiden ingin sekali memiliki seseorang yang dekat dengan Karzai untuk mengetahui apa yang terjadi. Pemerintah AS dan pemerintah lainnya berbohong ketika mereka mengatakan bahwa mereka dapat membersihkan korupsi dan memenangkan perang ini.

SPIEGEL: Apakah Washington cukup "energetik" untuk memerangi korupsi?

Scheuer: Kami benar-benar tidak dalam posisi untuk mendorong orang-orang ini. Siapa yang akan menggantikan mereka? Tidak ada orang yang tidak korup. Mungkin yang tidak dapat disuap di Afghanistan hanya Taliban saja. Jika Anda ingin tidak ada korupsi di Afghanistan, maka pemerintahan harus diberikan kembali kepada Taliban.

SPIEGEL: Salehi, seorang anggota tingkat tinggi Dewan Keamanan Nasional Afghanistan, telah dituduh dibayar CIA selama bertahun-tahun. Apakah menurut Anda dia akan diadili?

Scheuer: Saya pikir tidak akan ada sidang. Salehi tahu begitu banyak tentang apa yang terjadi di dalam pemerintahan itu dan apa yang telah dicuri dan siapa yang melakukan pencurian. Jika ia naik kursi saksi, itu sama saja dengan Karzai sendiri.... (sa/islamicstandard)

Friday, September 03, 2010

Melongok Universitas Islam Pertama di California, AS


Muslim AS akhirnya bisa memiliki universitas Islam pertama di negeri itu. Dengan moto "Where Islam Meets America", Zaytuna College di Berkeley, California akan memulai perkuliahan perdana bagi para mahasiswanya muslim panas ini.

Meski berbasis Islam, situasi Zaytuna Colloge tidak jauh berbeda dengan situasi kampus di California pada umumnya. Cuma, tempat duduk untuk mahasiswi dan mahasiswanya dalam satu ruangan tidak bercampur baur, tapi dipisah dengan posisi saling berhadapan. Mayoritas mahasiswinya mengenakan jilbab dan mahasiswanya berjanggut serta mengenakan kopiah. Perkuliahan diberikan dengan menggunakan bahasa Arab.


Zaytuna College menyelenggarakan kelas bahasa Arab selama muslim panas, sebagai persiapan sebelum pembukaan resmi. Di universitas ini, para mahasiswa juga akan menerima beragam mata kuliah umum yang berlaku di AS, seperti sejarah, antroplogi, filsafat, sastra dan ilmu politik. Tapi kurikulum utamanya adalah studi Islam dan Al-Quran.

"Kami ingin mengejewantahkan Islam dengan cara-cara yang sepadan dengan yang berlaku di Amerika," kata Imam Zaid Shakir, pendiri Zaytuna yang bergelar profesor.

Menurutnya, meski di AS terdapat banyak komunitas Muslim, masyarakat AS pada umumnya masih merasa asing dengan ajaran Islam. "Mereka yang akan dilatih dan dididik di sini, memahami nuansa dan kompleksitas masyarakat kami. Mereka merasa nyaman dengan ke-Amerika-an dan keislaman mereka," lanjut Imam Shakir.

Para guru yang mengajarkan studi Islam, kata Shakir, berasal dari sejumlan negara seperti Pakistan, Yaman dan Mesir. Dalam pengelolaannya, Zaytuna mencontoh universitas-universitas berbasis agama yang lebih dulu sukses di AS, seperti Harvard dan Yale.

Meski demikian, masih ada kekhawatiran kehadiran Zaytuna College akan memicu ketakutan di kalangan warga AS. Dr. Michael Higgins yang mempelajari hubungan agama dengan pendidikan tinggi mengatakan, kekhawatiran itu disebagkan karena ada persepsi yang makin meningkat di tengah masyarakat di AS--terutama pasacaserangan 11 September 2001-- bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan dan membenarkan tindak kekerasan serta tidak tenggang rasa.


Tapi Imam Shakir meyakini hanya segelintir orang saja di AS yang khawatir dengan kehadiran Zaytuna. "Jika kita bisa membuktikan kemampuan kita, mereka yang mengkritik akan diam. Bola ada di tangan kita," ujar Imam Shakir.

Salah seorang mahasiswa di Zaytuna. Dustin Craun mengatakan, sudah saatnya komunitas Muslim melakukan sesuatu karena Islamofobia makin menguat di kalangan masyarakat AS. Craun yang seorang mualaf menambahkan bahwa ia melanjutkan pendidikannya ke Zaytuna karena pendidikan yang ia tempuh di universitas tradisional di AS tidak memberikan hal yang fundamental bagi kehidupannya.

"Keindahan ajaran Islam adalah agama ini mengajarkan keseimbangan antara pikiran, hati dan jiwa kita," kata Craun yang masih berusia 30 tahun. (ln/voa)

Tuesday, August 31, 2010

Turki Bangun Masjid Terbesar di Washington


Ketika kontroversi terkait rencana pembangunan masjid di kawasan bekas gedung kembar WTC yang runtuh akibat serangan 11/9 2001 lalu, yang juga dikenal dengan kawasan ground zero, pemerintahan Turki bekerjasama dengan beberapa lembaga wakaf Islam Turki kini tengah berkonsentrasi untuk mewujudkan proyek pembangunan masjid terbesar di Washington, USA.

Sekitar sepuluh tahun lalu, pemerintahan Republik Turki telah membeli sepetak tanah seluas 63 ribu meter persegi di sebuah kawasan di Washington dengan tujuan pembangunan masjid berukuran dan berkapasitas raksasa di kota itu. Selama sepuluh tahun itu pula, Kementrian Luar Negeri Turki dan beberapa lembaga pemerintahan Turki berupaya keras untuk melobi, mendapatkan izin, kemudahan, dan dukungan dari pemerintahan dan masyarakat Amerika.

Surat kabar elektronik Turki Dunya Bulteni (27/8) melansir, surat izin pembangunan masjid tersebut ditargetkan diperoleh dari pihak pemerintahan Amerika sebelum pemilu daerah di Washington yang digelar Oktober mendatang.

Beberapa pejabat dan masyarakat Turki di Amerika juga sibuk melakukan kampanye simpatik untuk meraih dukungan masyarakat setempat terkait pembangunan rumah ibadah Muslim tersebut. Salah satu bentuk kampanye tersebut adalah dengan mendatangi rumah-rumah penduduk dan gereja yang berdekatan dengan lokasi bakal didirikannya masjid itu.

Saat ini, jumlah masyarakat Turki yang tinggal di Washington mencapai sekitar 15 ribu jiwa.

Sesuai rencananya, arsitektur masjid tersebut akan mengetengahkan model perpaduan arsitektur masjid Selcuk, Ottoman, dan Turki Modern. (AGS/db)

Tanggal 4 September London Jadi Tuan Rumah Hari Quds Internasional


Demonstrasi tahunan Hari Quds Internasional akan diadakan di London pada hari Sabtu 4 September 2010 mendatang.

Komisi HAM Islam yang berbasis di Inggris (IHRC) mengatakan dalam sebuah laporan bahwa pada hari Rabu pekan lalu bahwa tahun ini, seperti biasa, ribuan orang dari seluruh Inggris akan turun di London untuk menunjukkan solidaritas mereka terhadap bangsa Palestina dan semua bangsa yang tertindas di seluruh dunia.

IHRC menyerukan kehadiran para demonstran secara besar-besaran pada demo tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya, karena dikhawatirkan kelompok Zionis dan Fasis merencanakan untuk mengadakan demonstrasi tandingan, jadi sangat penting menggalang massa sebanyak-banyaknya pada tanggal 4 September mendatang dalam demo memperingati hari Quds internasional.

IHRC merujuk kepada bangsa Palestina yang menjadi masalah khusus tahun ini, mencatat bahwa "sepanjang pengamatan IHRC bahwa situasi Palestina masih memprihatinkan, dan hal itu adalah tugas kita bersama untuk berdiri demi kebaikan bagi masyarakat yang tertindas lebih dari sebelumnya."

Masalah-masalah itu menurut IHRC termasuk melanjutkan pengepungan Gaza, serangan tentara Israel serangan terhadap aktivis perdamaian yang berusaha memberikan rakyat Gaza bantuan, dan ekspansi tanpa henti dari pendudukan Israel.

Diharapkan pada demo internasional peringatan hari Quds ini menjadi yang terbesar yang pernah ada di London, untuk mengirim pesan adanya solidaritas untuk rakyat Palestina. (fq/prtv)

ALQURAN & RECITATION

Quran Explorer - [Sura : 1, Verse : 1 - 7]