Showing posts with label Perang. Show all posts
Showing posts with label Perang. Show all posts

Monday, October 11, 2010

Sekarang 30 Truk Tanker NATO yang Dibakar Taliban


Sekelompok orang bersenjata tak dikenal di Pakistan barat daya telah menyerang 30 truk tanker NATO yang membawa bahan bakar untuk pasukan asing pimpinan Amerika di Afghanistan.

Kelompok bersenjata tersebut yang disinyalir kuatadalah pejuang Taliban Pakistan, membakar lebih dari dua lusin truk tanker NATO pada Sabtu ini (9/10), Reuters mengutip pernyataan seorang pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim.

Pejuang Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP) telah meningkatkan serangan mereka terhadap konvoi yang membawa perbekalan untuk pasukan pimpinan Amerika sejak serangan pesawat drone AS pada tanggal 30 September lalu di Pakistan barat laut yang menewaskan tiga tentara Pakistan.

Sementara itu, Pakistan masih memdiblokir rute suplai utama NATO ke Afghanistan untuk hari kesepuluh selama berturut-turut sampai Sabtu ini.

Para pejabat Pakistan mengatakan pos perbatasan kunci akan tetap ditutup untuk sementara waktu sebagaimbalasan atas serangan AS di sebuah pos di dekat perbatasan Afghanistan, meski sudah ada permintaan maaf resmi oleh Duta Besar AS di Islamabad, Anne Patterson.

Ratusan kendaraan NATO, termasuk truk tanker dan truk kontainer, saat ini harus diparkir di berbagai bagian wilayah Pakistan barat laut dekat perbatasan Afghanistan.(fq/prtv)

Kanada: Bye-Bye, Afghanistan!


Frustrasi dan marah—mungkin begitulah yang sedang dirasakan oleh Marinir AS yang tengah bertugas di Afghanistan. Bagaimana tidak, kali ini, Kanada sudah memutuskan bahwa pasukan militernya akan meninggalkan Kandahar mulai tahun depan yang hanya tinggal hitungan dua bulan lagi.

"Ini benar-benar akan merugikan kita," kata Kolonel Dave Bellon. "Ini adalah saat yang mengerikan kehilangan orang-orang yang selama ini kami andalkan. Tak ada lagi yang lebih buruk daripada ini."

"Dari sudut pandang militer ketat, Kanada merupakan pukulan yang berat buat kami," ujar Bellon. "Tentara mereka bertempur. Saya yakin rata-rata prajurit, apakah ketika bertugas atau tidak, selalu ingin menyelesaikan (peperangan) ini."

Jumlah pasukan tempur NATO di Kandahar telah mencapai tiga kali lipat dari tahun lalu yang hanya berjumlah sekitar 3.000.

Peran Kanada dalam perang Afghanistan saat ini sangat penting karena "tempat-tempat seperti Panjwaii adalah pintu kembali ke Kota Kandahar," ujar Bellon. "Ini selalu menjadi tempat yang sulit sehingga Anda harus memiliki kestabilan di sana."

Tapi ya begitulah, akhirnya Kanada, memilih untuk menyudahi perang dan kembali ke negaranya. (vancouversun)

Saturday, September 04, 2010

Kematian Pasukan AS Di Afghanistan Catat Rekor Di Tahun 2010


Jumlah tentara Amerika tewas dalam perang Afghanistan pada tahun 2010 menjadi rekor tahunan tertinggi sejak perang meledak sembilan tahun yang lalu, begitu menurut hitungan AFP Rabu (1/9) kemarin.

Sebanyak 323 tentara AS telah tewas dalam perang Afghanistan hanya untuk tahun ini saja. Dan kemungkinan bertambahnya masih akan terbuka lebar, sehubungan dengan masih berjalannya invasi pasukan AS di Afghanistan. Padahal tahun 2009, secara keseluruhan tentara yang tewas hanya 317 orang.

Pasukan asing mengalami lonjakan angka kematian yang suram di bulan terakhir ini seiring dengan perjuangna Taliban yang semakin lebih intensif. Hari Rabu kemarin, NATO menyatakan bahwa seorang tentara AS tewas.

Sebanyak 80 prajurit internasional tewas dalam perang Afghanistan bulan lalu, 56 dari mereka orang Amerika.

Secara keseluruhan, 1.270 tentara AS telah kehilangan nyawa mereka sejak perang dimulai di Afganistan menyusul serangan 11 September di Amerika Serikat pada tahun 2001.

Dua puluh lima orang Amerika tewas sejak hari Jumat pekan lalu.

Pemimpin militer mengatakan angka kematian ini mencerminkan tambahan pasukan tambahan ke Afghanistan, yang tentu saja akan memicu jumlah korban pula.

Jenderal perang AS di Afghanistan, David Petraeus, mengatakan hari Selasa bahwa penyebaran akan mencapai kekuatan penuh sebesar 150.000 pasukan dalam beberapa hari ini.

Icasualties.org terus-menerus memperbarui angka kematian tentara dalam pertempuran, kadang-kadang per hari atau satu minggu kemudian. (sa/googlenews)

Veteran CIA: Hanya Taliban Yang Tidak Korupsi!



Korupsi telah menjadi nama tengah Afghanistan saat ini. Mantan pejabat CIA, Michael Scheuer berbicara kepada SPIEGEL mengapa pemberantasan korupsi di Afghanistan menjadi sesuatu yang mustahil.

SPIEGEL: CIA diduga telah membayar Mohammed Zia Salehi, seorang ajudan Presiden Afghanistan Hamid Karzai, untuk informasi. Apakah karena itu kredibilitas AS rusak oleh CIA?

Scheuer: Itu benar-benar rekrutmen yang baik. Saya pikir Anda merekrut siapa saja yang bisa memberi Anda akses ke sasaran. Mungkin seseorang itu adalah teroris atau mungkin seseorang itu adalah pejabat yang korup. Saya pikir setiap badan intelijen lain akan merasa senang memiliki seseorang yang dapat memberikan informasi tentang apa yang dipikirkan Karzai, karena dia seperti orang yang tidak jujur.

SPIEGEL: AS sekarang harus menghadapi tuduhan membiayai negeri yang sangat dan paling korup....

Scheuer: Tidak juga. Presiden (Barack) Obama tahu tentang ini. Penasihat intelijennya juga tahu tentang ini. Kalau beliau pintar, saya yakin presiden ingin sekali memiliki seseorang yang dekat dengan Karzai untuk mengetahui apa yang terjadi. Pemerintah AS dan pemerintah lainnya berbohong ketika mereka mengatakan bahwa mereka dapat membersihkan korupsi dan memenangkan perang ini.

SPIEGEL: Apakah Washington cukup "energetik" untuk memerangi korupsi?

Scheuer: Kami benar-benar tidak dalam posisi untuk mendorong orang-orang ini. Siapa yang akan menggantikan mereka? Tidak ada orang yang tidak korup. Mungkin yang tidak dapat disuap di Afghanistan hanya Taliban saja. Jika Anda ingin tidak ada korupsi di Afghanistan, maka pemerintahan harus diberikan kembali kepada Taliban.

SPIEGEL: Salehi, seorang anggota tingkat tinggi Dewan Keamanan Nasional Afghanistan, telah dituduh dibayar CIA selama bertahun-tahun. Apakah menurut Anda dia akan diadili?

Scheuer: Saya pikir tidak akan ada sidang. Salehi tahu begitu banyak tentang apa yang terjadi di dalam pemerintahan itu dan apa yang telah dicuri dan siapa yang melakukan pencurian. Jika ia naik kursi saksi, itu sama saja dengan Karzai sendiri.... (sa/islamicstandard)

ALQURAN & RECITATION

Quran Explorer - [Sura : 1, Verse : 1 - 7]