Monday, July 19, 2010

Amir Khan: Islam Menolongku untuk Tetap Rendah Hati


Amir Khan adalah sosok yang boleh dibilang unik di dunia olahraga, khususnya olaraga tinju. Muslim Inggris yang sudah menyandang juara dunia itu, masih tinggal bersama kedua orang tuanya dan ia tidak takut untuk menanggapi pembicaraan tentang citra Islam saat ini.

"Saya sangat dekat dengan keluarga ... Ayah saya tidak pernah terlewat menyaksikan pertarungan tinju saya baik yang amatir maupun profesional, begitu pula paman saya, mereka selalu bersama saya, itulah sebabnya saya sangat menghormati mereka," ujar Khan dalam wawancara dengan CNN.

Meski sudah menjadi petinju tingkat dunia, Khan yang dibesarkan di tengah keluarga muslim itu, tetap menghormati nilai-nilai keluarga. Tidak seperti olahragawan lainnya yang mencapai sukses pada usia muda, Khan yang kini berusia 23 tahun, tidak silau dengan ketenarannya dan kehidupan mewah kota besar.

Khan dan keluarganya tetap tinggal di sebuah kota kecil yang sederhana, Bolton, sebelah barat laut Inggris. Ia bahkan masih sering menggunakan kereta di kota kelahirannya itu. Khan sekarang bukan hanya dikenal sebagai petinju sukses tapi juga sebagai panutan komunitas muslim di Inggris.

Sebagai petinju yang berlatar belakang muslim dan imigran yang tinggal di negara Barat, Khan mengakui bahwa latar belakangnya itu bisa menjadi isu yang digunakan untuk melemahkan mentalnya di atas ring. Tapi ia mengaku tidak terganggu dengan masalah itu.

"Saya mengibarkan bendera untuk Inggris dan Pakistan. Saya bangga menjadi warga negara Inggris dan Pakistan. Saya pikir, banyak komunitas muslim di sini yang merasakan hal yang sama seperti saya," tutur Khan.

"Maka, ketika Anda melihat banyak orang bicara soal terorisme dan sejenisnya, persentasenya sangat kecil. Ada gambaran yang lebih besar di luar sana dan saya ingin mereka meniru langkah dan apa yang telah saya lakukan. Menjadi panutan memang membuat kita tertekan, tapi saya hanya melakukan apa yang saya sukai," lanjut Khan.

Kesuksesan sebagai petinju sudah diraih Khan pada usia 17 tahun, ketika ia memenangkan medali perak dalam Olimpiade tahun 2004 di Athena. Pada bulan Mei kemarin, ia memenangkan pertarungan tinju dengan Pauli Malignaggi di New York dan untuk itu ia berhak menyandang predikat petinju dunia WBA kelas menengah.

Khan dengan tegas menyatakan bangga sebagai muslim, karena agamanya telah membantunya untuk tetap menjadi orang yang rendah hati meski ia sudah menjadi orang yang sukses dan populer.

"Saya salat dan melakukan hal-hal lainnya tanpa harus memperlihatkannya pada orang lain. Itulah yang memberikan kekuatan ketika saya berada di atas ring. Saya tahu, saya tidak seorang diri, ada Allah yang selalu bersama saya. Allah yang selalu menolong saya, memberikan kekuatan batin saat bertarung dan memenangkan pertandingan," ujar Khan.

"Ring tinju adalah tempat yang sepi, hanya ada Anda dan lawan Anda, tak ada orang lain. Maka, ketika Anda mengetahui secara spiritual bahwa Anda mendapatkan pertolongan itu, rasanya sangat berbeda dan akan membuat Anda lebih percaya diri," sambung Khan.

Ia menambahkan bahwa kesuksesan yang diraihnya sebagai petinju, adalah anugerah dari Allah Swt. Oleh sebab itu, ia selalu berusaha menjaga sikapnya agar tidak sombong dan besar kepala atau merendahkan orang lain. Ia selalu berusaha bertegur sapa dengan orang yang dijumpainya dan ramah pada para penggemarnya.

"Saya mungkin satu-satunya muslim Asia yang menjadi panutan di Inggris. Saya seorang petinju, saya orang yang normal dan saya tidak akan berubah meski sebesar apapun popularitas dan kesuksesan yang saya raih. Allah sudah memberikan saya banyak sekali kesuksesan itu," tandas Khan. (ln/isc/cnn)

Kavita, Putri Keluarga Hindu Ekstrim yang Masuk Islam


Kavita lahir dari keluarga Hindu yang taat. Keluarganya adalah anggota Shiv Sena, sebuah organisasi pemeluk agama Hindu di India yang dikenal ekstrim dan radikal. Tak heran jika Kavita sama sekali tidak mengenal agama Islam, bahkan ibadah wajib kaum Muslimin yang disebut salat pun ia tidak tahu, sampai akhirnya ia menjadi seorang muslim dan ibadah salatlah yang membuatnya mencintai Islam.

Setelah memeluk Islam, ia mengubah namanya menjadi Nur Fatima. Kisahnya menjadi seorang muslim, melalui jalan panjang dan berliku. "Saya lahir dan menikah di Mumbai, India. Usia saya 30 tahun, tapi saya masih merasa seperti anak yang masih berusia lima tahun, karena pengetahuan saya tentang Islam masih sedikit, tidak lebih dari pengetahuan yang dimiliki anak usia lima tahun," kata Kavita atau Nur Fatima yang menyandang gelar master dari Universitas Cambrigde ini.

"Saya menyesal, karena selama ini saya cuma mengejar gelar kesarjanaan di dunia , tapi tidak melakukan apapun untuk kehidupan di akhirat kelak. Sekarang, saya ingin melakukan sesuatu untuk kehidupan di Hari Akhir nanti," ujar Nur Fatima yang dianugerahi dua putra ini.

Ditanya tentang bagaimana awalnya ia memilih menjadi seorang muslim, Nur Fatima menjawab dengan mengungkapkan rasa syukurnya pada Allah Swt. "Pertama kali, saya ingin mengucapkan syukur pada Allah Swt yang telah melimpahkan rahmat-Nya. Ketika Allah Swt. berkehendak, Ia akan memberikan pemahaman pada seseorang tentang agama Islam," tuturnya.

"Saya tumbuh di lingkungan orang-orang Hindu ekstrim yang sangat membenci orang-orang Islam. Saya memeluk Islam setelah menikah, tapi sejak remaja saya tidak senang dengan penyembahan terhadap patung-patung ..."

"Saya ingat, dulu pernah menaruh sebuah patung sesembahan ke dalam ruang untuk mencuci di rumah. Kakak saya menegur perbuatan itu dan saya menjawab, jika patung itu tidak bisa melindungi dirinya sendiri, lalu mengapa kita meminta perlindungan darinya? Apa yang diberikan patung itu pada kita?," kisah Nur Fatima mengingat masa kecilnya.

Ia mengatakan bahwa dalam keluarganya ada ritual dimana seorang anak perempuan, ketika menikah, harus mencuci kaki suaminya dan meminum air cuci kaki itu. Nur Fatima sejak awal menolak keras tradisi itu dan karenanya ia sering kena tegur keluarganya.

Sejak tinggal sendiri karena sekolah di luar negeri, Nur Fatima pernah sesekali mengunjungi sebuah Islamic Center. Dari pembicaraan yang sering ia dengar, ia jadi tahu bahwa kaum Muslimin tidak menyembah patung atau berhala tapi hanya menyembah apa yang kemudian ia ketahui disebut "Allah" Swt oleh kaum Muslimin.

Nur Fatima mengatakan bahwa ibadah salat yang membuatnya sangat terkesan dengan orang-orang Islam. "Awalnya saya tidak tahu bahwa ibadah yang mereka lakukan itu disebut salat. Tadinya saya pikir, mereka melakukan sejenis latihan kebugaran. Saya tahu ibadah yang mereka lakukan disebut salat ketika saya berkunjung ke Islamic Center itu," ujar Nur Fatima yang mengaku, sejak itu ia sering bermimpi berada di dalam sebuah ruangan empat dimensi, namun ia tidak tahu apa makna mimpi itu.

Setelah menikah dan menetap di Bahrain, Nur Fatima banyak belajar tentang Islam, apalagi lingkungannya adalah kaum Muslimin. Ia sering mengunjungi kenalan-kenalannya yang muslim. Pernah pada bulan Ramadan, sahabat muslimnya meminta Nur Fatima untuk tidak sering berkunjung karena sahabatnya itu merasa terganggu dengan kedatangan Fatima. Tapi Fatima meminta agar temannya itu tidak melarangnya datang ke rumah karena sebagai seorang yang baru masuk Islam, ia ingin mengamati apa saja yang dilakukan seorang muslim pada saat bulan Ramadan.

Sahabatnya lalu memperkenankan Fatima berkunjung selama bulan Ramadan, dan dari kunjungannya itu Fatima mengamati bagaimana sahabatnya salat dan membaca Al-Quran. Diam-diam, Fatima mengikuti gerakan salat meski saat itu ia tidak banyak tahu tentang salat dan bacaannya. Ia mengunci kamarnya saat melakukan semua itu. Tapi suatu ketika, ia lupa mengunci kamarnya dan suaminya menyaksikan apa yang dilakukan Fatima. Fatima tahu suaminya akan marah, awalnya ia merasa takut untuk menjelaskan, tapi akhirnya ia mendapatkan keberanian, entah darimana, untuk mengatakan bahwa ia sudah masuk Islam dan yang ia lakukan adalah salat, kewajiban sebagai seorang muslim.

Suami Fatima murka mendengarnya, begitu pula saudara perempuan Fatima saat mendengar bahwa Fatima sudah menjadi seorang muslim. Keduanya memukuli Fatima sampai babak belur.

Setelah kejadian itu, Fatima tidak boleh menemuai siap pun dan ia dikunci di dalam kamar. Ketika itu, Fatima belum resmi menjadi seorang muslim, ia sendiri heran mengapa ia berani dengan tegas mengatakan bahwa ia sudah masuk Islam pada suaminya.

Suatu malam, putera tertua Fatima yang masih berusia 9 tahun masuk ke kamarnya dan menangis. Anak lelakinya itu meminta ibunya untuk melarikan diri dari rumah, karena keluarga mereka berniat membunuh Fatima karena mengaku sudah masuk Islam.

"Saya tidak bisa melupakan momen yang berat itu ketika anak lelaki pertama saya membangunkan adiknya dan mengatakan, 'Bangun, mama akan pergi. Temuilah mama sekarang, karena tak ada yang tahu apakah mama akan bertemu kita lagi atau tidak'," kata Fatima.

"Anak kedua saya baru menemuai saya beberapa hari kemudian, ia bertanya apakah saya akan pergi dan saya cuma bisa mengangguk. Saya yakinkan dia bahwa kita akan bertemu lagi," sambung Fatima.

Di tengah malam gelap dan dingin, Fatima meninggalkan rumah dengan membawa dua cinta dalam hatinya. Cinta terhadap kedua puteranya dan cintanya pada Islam.

Fatima menuju sebuah kantor polisi. Beruntung, ada seorang petugas polisi yang mengerti bahasa Inggris. Setelah meminta istirahat sebentar, pada petugas polisi itu mengatakan bahwa ia pergi dari rumah karena ingin masuk Islam. Petugas polisi itu kemudian membantu Fatima dan memberikan tempat berlindung sementara di rumahnya. Fatima menolak untuk kembali pulang, ketika keesokan harinya suaminya datang ke kantor polisi dan mengatakan bahwa isterinya telah diculik.

Petugas polisi itu kemudian membawa Fatima ke rumah sakit untuk menjalani perawatan karena luka-luka yang dialaminya akibat pemyiksaan yang dilakukan suami Fatima. Setelah luka-lukanya sembuh, Fatima langsung mengunjungi sebuah Islamic Center terdekat. Di Islamic Center itu, ia melihat sebuah gambar tergantung di dinding. Saat itulah ia menyadari bahwa gambar itulah yang pernah hadir dalam mimpi-mimpinya. Seorang petugas Islamic Center mengatakan bahwa gambar itu adalah gambar Ka'bah.

Di Islamic Center itulah ia mengucapkan dua kalimat syahadat dan Nur Fatima diangkat anak oleh pemilik Islamic Center itu. Ia kemudian dinikahkan dengan seorang lelaki muslim. Impiannya setelah resmi menjadi seorang muslim ketika itu adalah, segera pergi ke Baitullah dan menunaikan rukun Islam yang kelima. (ln/cti/isw)

Program Ramadan di Kuwait, Kenalkan Islam pada Warga Negara Asing



Bulan suci Ramadan semakin dekat. Organisasi-organisasi muslim sudah sibuk menyiapkan berbagai program untuk mengisi bulan Ramadan. Salah satu organisasi muslim yang sudah merancang program Ramadan adalah Islamic Presentation Committee (IPC). Organisasi yang berbasis di Kuwait ini akan menggelar program berupa bimbingan agama Islam selama Ramadan khususnya bagi mereka yang baru masuk Islam atau para mualaf.

Kepala Departemen Media IPC, Mohammad Taha pada Kuwait Times mengatakan, berbagai program dakwah selama bulan Ramadan sudah mereka susun, antara lain membuka sebuah pusat informasi tentang Islam untuk lebih mengenalkan Islam bagi warga negara asing non-muslim. Mereka akan diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan budaya tradisional islami, seperti tradisi pernikahan islami dan kegiatan budaya Islam lainnya yang akan dipusatkan di gedung Center for Developing Arab Western Relationships di kota Al-Surra.

IPC juga akan menyelenggarakan acara berbuka puasa bersama khusus bagi warga negara asing dan para mualaf. Acara akan dimulai dengan ceramah agama sampai waktu berbuka, dilanjutkan dengan salat Tarwih bersama para mualaf. IPC juga akan membagikan 120.000 paket makanan untuk berbuka setiap harinya. Saat ini, ada 15 cabang IPC di seluruh Kuwait dan pada tahun 2009 memberikan bimbingan serta bantuan bagi sekitar 3.727 mualaf di negeri itu.

Di Kuwait, IPC adalah satu-satunya lembaga sosial yang mengkhususkan kegiatannya dalam dakwah Islam dan menawarkan bantuan bagi kalangan non-muslim. Selama bulan Ramadan yang mendatang, IPC akan melanjutkan aktivitas sosial dan dakwahnya dengan sasaran utama mereka para mualaf yang masih tergolong baru memeluk Islam dan masih membutuhkan bimbingan terkait ajaran-jaran Islam. (ln/KT/Isc)

Monday, July 12, 2010

Hukum Tawasul dgn Nabi

Oleh : Akhisalman

Allah telah menyebut perkataan Wasilah dua kali dlm al-Quran; iaitu ayat 35 surah al-Maidah dan ayat ayat 57 surah Al-Isra. Tawassul dengan Nabi s.a.w ialah berdoa kepada tuhan dengan kemuliaan Nabi s.a.w. Sperti kita berkata: Ya Allah aku meminta dengan kemulian Nabi supaya engkau .....(sebutkan hajat).

Ulama telah bersepakat berkenaan dgn pengharusan bertawasul dgn Nabi; bahkan ianya disunatkan; tanpa ada membezakan tawasul pd Nabi ketika baginda hidup atau pun setelah baginda wafat. Hukum ini telah disepakati ulama terdahulu melainkan Ibnu Taimiah yg hanya membenarkan tawasul pd Nabi ketika baginda hidup sahaja.

Dalil2 pengharusan ialah seperti berikut:

1. Firman Allah:Maksudnya:

((ياأيها الذين أمنوا اتقوا الله وابتغوا إليه الوسيلة))

Wahai org2 yg beriman hendaklah kamu bertakwa kpd Allah dan carilah perkara2 yg mendekat kamu kpdnya. (Al-Maidah: 35)

Diantara perkara yg mendekatkan dr pd Nabi ialah bertawassul pd Nabi.

2. Firman Allah:

((ولو أنهم إذ ظلموا أنفسهم جاءوك فاستغفروا الله واستغفر لهم الرسول لوجدوا الله توابا رحيما))

Maksudnya: Dan sekiranya mereka datang berjumpa dgn mu(Nabi) setelah mana mereka menzalimi diri mereka; lantas mereka meminta ampun pd Allah dan Rasul turut meminta ampun terhadap dosa2 mereka; nescaya mereka akan dapati Allah maha penerima taubat dan maha mengasihani. (An-Nisa: 64)


Dlm ayat ini menunjukkan kpd bertawasul dgn Rasul ketika memnta ampun pd Allah. Perkara ini berterusan walaupun setelah kewafatan Nabi.


3. Hadis Nabi:Sesungguhnya seorng lelaki yg buta telah berjumpa dgn Nabi dan berkata: "Berdoalah supaya Allah menyembuhkan penyakit ku ini" Nabi bersabda: Jika kamu nak aku doakan; aku doakan dan jika kamu nak bersabar; sabar itu lebih baik buat mu." Dia berkata: "Doalah hai Nabi" Maka Nabi menyuruhnya supaya mengambil wuduk dgn sempurna dan berdoa: "

اللهم إني أسألك وأتوجه إليك بنبيك محمد نبي الرحمة ، يا محمد إني توجهت بك إلى ربي في حاجتي هذه لتقضى لي، الاهم فشفه في

Hadis Sahih yg diriwayatkan oleh Hakim dan Tirmizi.

Hadis ini dgn jelas menunjukkan kpd meminta pd Allah dgn bertawassul dgn Nabi. Di catat oleh drs Idham lim

Lieberman: Tidak Akan Ada Kapal yang Boleh Menuju Gaza


Israel menegaskan kembali bahwa tidak akan mengizinkan konvoi apapun yang berlayar di laut untuk mencapai Jalur Gaza, yang telah 'dijaga' di bawah pengepungan habis-habisan selama lebih dari tiga tahun.

"Saya katakan dengan sangat jelas, tidak ada kapal akan tiba di Gaza. Kami tidak akan mengizinkan kedaulatan kami dilanggar," kata Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman di Radio Angkatan Darat pada hari Minggu kemarin (11/7), seperti dilaporkan Reuters.

Pernyataan itu muncul setelah serangan Israel terhadap konvoi bantuan armada Kebebasan, yang mengakibatkan kematian sembilan aktivis Turki, dan sewaktu kapal Amalthea Libya telah berlayar untuk memecah pengepungan Gaza.

"Saya sangat berharap bahwa akal sehat dipakai dalam hal ini dan kapal yang menuju Gaza akan pergi ke (pelabuhan Mesir) El-Arish, atau mereka harus mematuhi Angkatan Pertahanan Israel dan kami paksa pergi ke (pelabuhan Israel) Asdod," kata Lieberman, mengacu pada kapal bantuan Libya Amalthea.

Gaddafi International Charity and Development Association yang berbasis di Tripoli telah mengorganisir keberangkatan kapal bantuan menuju Gaza. Kapal ini membawa 12 awak kapal dan 2.000 ton pasokan bantuan dari Yunani dan akan menuju ke Gaza.

Para aktivis pro-Palestina berada di belakang kapal ini, telah mengatakan bahwa kelompok mereka berkomitmen untuk membantu kemanusiaan.

Mashallah Zwei, salah satu penyelenggara, mengatakan pada hari Minggu, "Kami sedang menuju Gaza. Kami tidak akan mengubah arah kapal kami." Untuk saat ini kami hanya memikirkan untuk memberikan bantuan ke Gaza. Kami didukung oleh masyarakat internasional, dan kami berharap, masyarakat dunia akan membantu kami untuk mencapai tujuan kami."

Yussuff Sawani, direktur eksekutif dari lembaga amal Libya, menjelaskan sebelumnya bahwa konvoi kapal mereka hanya bermaksud untuk mengalihkan pasokan ke pantai Gaza. "Ini bukan untuk membuat event atau acara di laut bebas atau di tempat lain."(fq/prtv)

Saturday, July 10, 2010

Israel Akan Rubah Kapal Mavi Marmara Jadi Hotel Terapung


Setelah Israel menyerang kapal Turki Mavi Marmara - yang merupakan kapal yang mencoba untuk mengirim bantuan kemanusiaan serta medis ke Gaza dan menewaskan sedikitnya sembilan aktivis Turki - kapal yang menjadi saksi pembantaian pasukan Israel tersebut telah di seret ke pelabuhan Haifa, dan walikota Haifa Yona Yahav menyatakan bahwa mereka berencana akan mengubah kapal tersebut untuk menjadi sebuah hotel terapung

Israel menyerang dan merebut kapal Mavi Marmara hampir sebulan setengah yang lalu dan membawanya ke pelabuhan Haifa, di mana sampai saat ini kapal itu masih tertambat dan dijaga ketat oleh militer dan angkatan laut Israel.

Setelah menyerang kapal Mavi Marmara, Israel menyatakan mereka yang akan mentransfer bantuan kemanusiaan ke Gaza, tapi Israel tidak memutuskan apa yang harus dilakukan dengan kapal Turki itu sendiri sementara Turki menuntut agar Israel melepaskan kapal tersebut dan mengirimnya kembali ke Ankara.

Surat kabar Israel, Maariv, mengatakan bahwa wali kota Haifa memutuskan untuk tidak menunggu sampai Israel memutuskan nasib kapal Mavi Marmara, dan ia telah mengirim surat mendesak kepada Menteri Pertahanan Israel menuntut kepada Menteri Pertahanan, Ehud Barak, untuk menyita kapal itu dan meminta untuk mengubah kapal itu menjadi sebuah proyek wisata .

Walikota Yona Yahav menuntut bahwa kepemilikan kapal harus berbalik menjadi milik kotamadya Haifa dan pihak kotamadya Haifa akan mengubahnya menjadi hotel terapung.

Dia mengatakan bahwa dirinya yakin jika Haifa - kota yang menjadi model bagi koeksistensi Arab-Yahudi - pantas untuk menjadi tuan rumah kapal ini, yang akan menjadi simbol internasional untuk harapan dan toleransi.

Al Arabiyya TV mewawancarai seorang juru foto Arab dari wilayah pendudukan 1948 yang mengatakan bahwa beberapa pasangan pengantin baru datang ke kapal Mavi Marmara untuk mengambil foto di kapal itu karena kapal tersebut dianggap oleh mereka telah menjadi simbol terkenal.

Sedangkan pasangan pengantin Arab yang mengambil foto di dekat kapal Mavi Marmara menganggap kapal itu sebagai simbol kebanggaan dan keberanian yang ditunjukkan oleh para aktivis kemanusiaan yang menuju ke Gaza dalam misi kemanusiaan, yang secara brutal diserang oleh tentara dan angkatan laut Israel.

Mereka mengatakan bahwa mereka datang ke sini untuk mengambil foto di dekat kapal itu untuk menyimpan kenangan akan kapal tersebut dalam hati dan pikiran mereka. (fq/imemc)

Thursday, July 08, 2010

Pendiri Facebook Anggota Illuminati? Di titik pusat logo itu terbentuk lambang bintang daud

Indra Darmawan
Jaket Zuckerberg berlogo illuminati? (Gawker.com)

VIVAnews - Pernahkah Anda penasaran, mengapa pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg begitu senang memakai hoodie (jaket bertudung-red)?

Pekan lalu, saat diwawancarai oleh Kara Swisher dan Walt Mossberg dari All Things Digital, di konferensi D8 di Rancho Palos Verdes, California, Zuckerberg menyingkap 'rahasia' jaketnya.

Saat dihujani pertanyaan mengenai privasi, keringat Zuckerberg mengucur deras sehingga ia pun melepas jaket tudungnya itu.

Ternyata jaket itu menarik perhatian Kara Swisher, karena di dalam jaket itu terdapat simbol bergambar lingkaran beserta anak panah yang menuju ke enam penjuru arah mata angin. Di titik pusat keenam anak panah itu, terbentuk lambang bintang daud.

"Apa ini, apakah kamu ikut semacam pemujaan setan," kata Kara Swisher sambil melihat jaket milik Zuckerberg, dikutip dari situs SFWeekly.

Swisher juga menambahkan bahwa gambar di jaket itu mengingatkan dia pada simbol illuminati. Sementara Gawker.com menambahkan bahwa simbol itu juga mempresentasikan wajah iblis Beelzebub pada mitologi Yahudi.

Zuckerberg sendiri sudah banyak diketahui sebagai anak keturunan dari pasangan keluarga Yahudi-Amerika, Edward dan Karen Zuckerberg.

Saat kuliah di Di Harvard, pria yang kini berusia 26 tahun itu, juga bergabung dengan Alpha Epsilon Pi, sebuah organisasi persaudaraan Yahudi.

Namun, menurut sumber SF Weekly, belum ada bukti-bukti yang cukup kuat bahwa terdapat ritual-ritual rahasia semacam yang dilakukan oleh kelompok illuminati, di Facebook.

Logo di dalam jaket Mark Zuckerberg


Logo tersebut hanya digambarkan sebagai pernyataan misi tak resmi Facebook, karena tulisan di gambar itu senada dengan apa yang selalu ditekankan oleh Zuckerberg. "Facebook, Making the World Open dan Connected."

Namun, jaket tersebut keburu menghebohkan. Menurut laporan dari TechCrunch, salah seorang yang juga memiliki jaket yang sama persis, melelangnya lewat eBay.

"Ini adalah edisi terbatas, cuma dimiliki oleh karyawan. Saya diberikan jaket ini oleh salah seorang karyawan Facebook, namun sekarang bisa Anda miliki," kata pelelang jaket ini di eBay.

Sampai berita ini diturunkan, jaket ini sudah ditawar seharga US $1,525 atau sekitar Rp 14 juta.

Wednesday, July 07, 2010

Universitas Islam Turki di Belanda Akhirnya Diakui Resmi oleh Pemerintah


Turki tidak hanya berhasil menancapkan kukunya di berbagai negara dalam bidang bisnis dan menghantarkan warganya menjadi pengusaha sukses di negara-negara Eropa. Namun Turki juga berhasil mengekspor pendidikan mereka di negara-negara barat.

Sebuah universitas Islam telah berhasil didirikan oleh seorang pengusaha Turki di Belanda, bahkan sejak belasan tahun yang lalu. Universitas Islam Rotterdam yang didirikan oleh pengusaha Turki tersebut akhirnya telah diakui secara resmi oleh pemerintah Belanda setelah berlangsung negoisasi yang ketat antara pihak universitas dengan pemerintah Belanda.

Universitas Islam Rotterdam telah menetapkan tujuan mereka sendiri yang bercita-cita ingin menciptakan para akademisi muslim elit di Belanda, lapor surat kabar TRT Turki.

Universitas pertama dan satu-satunya universitas Islam Turki di Belanda ini, telah menjalankan kegiatannya di kota Rotterdam Belanda sejak tahun 1997 dan telah berhasil mendapatkan akreditasi seluruh jurusannya.(fa/agencies)

9000 Orang Sudah Mendaftar Untuk Ikut "Freedom Flotilla 2"


Kampanye Eropa untuk Akhiri Pengepungan terhadap Gaza yang berbasis di Brussel mengatakan bahwa telah banyak yang mendaftar untuk bergabung dan ikut dalam "Freedom Flotilla 2".

Kampanye Eropa, yang merupakan salah satu pendiri dari koalisi armada Kebebasan, dalam sebuah pernyataan pers pada hari Senin kemarin (5/7) menyatakan bahwa armada kebebasan baru ini memiliki beberapa kejutan untuk pemerintah Israel, salah satunya adalah tujuh kapal dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam armada kebebasan 2 yang berasal dari negara Eropa.

Kampanye Eropa menambahkan bahwa mereka menerima sekitar 9.000 aplikasi dari para simpatisan dari seluruh dunia untuk ikut berpartisipasi dalam Armada Kebebasan (Freedom Flotilla) 2 sejak pertama kali dibukanya pendaftaran, yang diharapkan akan berlayar ke Jalur Gaza dalam beberapa minggu kedepan, meskipun sebelumnya telah ada serangan brutal Israel pada tanggal 31 Mei lalu yang menyebabkan belasan aktivis kemanusiaan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Pada "Armada kebebasan I", konvoi kapal membawa sekitar 750 aktivis dari 40 negara, termasuk 44 orang dari negara Arab dan Eropa, politisi serta pejabat, termasuk 10 anggota parlemen Aljazair, dan lebih dari 10.000 ton obat-obatan, bahan bangunan, dan kayu, serta 100 rumah siap pakai dalam upaya untuk mendukung puluhan ribu orang yang kehilangan rumah mereka dalam perang Israel di Gaza pada akhir 2008 dan awal 2009.

Kapal-kapal itu juga membawa 500 kursi roda listrik untuk para penyandang cacat, terutama sejak perang Gaza berakhir yang menyebabkan ratusan warga Gaza menjadi cacat.(fq/pic)

Tuesday, July 06, 2010

5 Negara Uni Eropa Serukan Untuk Akhiri Blokade Gaza


Lima negara Eropa menyerukan dilaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan blokade terhadap Jalur Gaza segera diangkat.

Pada hari Senin kemarin (5/7), menteri luar negeri Italia, Prancis, Jerman, Spanyol, dan Inggris membuat pernyataan yang menggarisbawahi perlunya perubahan mendasar kebijakan yang mengarah ke solusi yang efektif terkait dengan situasi di Gaza, sesuai dengan Resolusi DK PBB 1860," kata menteri Luar Negeri Italia dalam sebuah pernyataan, AFP melaporkan.

Lima negara ini juga mengatakan mereka berharap langkah-langkah yang mereka umumkan oleh pemerintah Israel akan segera dilaksanakan," mengacu adanya dugaan keinginan Tel Aviv untuk mengendurkan pembatasan pada masuknya barang pasokan bantuan ke Gaza.

Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero mengatakan sebelumnya pada hari itu bahwa para menteri luar negeri Spanyol, Perancis, dan Italia akan mengunjungi Gaza bulan ini untuk memeriksa rencana pencabutan blokade Gaza.

Namun, gerakan perlawanan Palestina Hamas mengatakan bahwa Israel memutuskan untuk mengangkat pembatasan terhadap masuknya barang-barang konsumsi ke Gaza, hanya untuk mengurangi tekanan dari masyarakat internasional setelah serangan terhadap armada kebebasan, di mana pasukan Israel menewaskan sembilan warga Turki di kapal MV Mavi Marmara.(fq/prtv)

Akademi Palestina Pilih Erdogan Sebagai "Man of The Year"


Sebuah akademi di Ramallah telah memutuskan untuk memilih Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai "Man of The Year."

Dewan Pengawas dari "Modern Academy" akan mengirim hadiah yang luar biasa untuk Erdogan yaitu berupa emas berlapis potongan asli dari kubah Masjid Shakr (Doom of Rock) di kompleks masjidil Aqsha yang ada di Yerusalem. Kubah masjid itu pernah diganti pada tahun 1904.

Dr. Huseyin Siyuhi, ketua Dewan Pengawas dari "Modern Academy" mengatakan bahwa Erdogan adalah seorang pemimpin yang sangat berani dan pantas mendapatkan penghargaan untuk apa yang telah dilakukannya bagi rakyat Palestina.

Potongan kubah berlapis emas adalah salah satu bagian yang diambil dan disimpan dari kubah masjid sementara sisanya dikembalikan pada tahun 1904 oleh Raja Yordania Abdullah. Potongan dari kubah tersebut diberikan hanya kepada orang-orang terkemuka di dunia Islam.

Berbicara pada upacara wisuda akademi, Dr. Siyuhi mengatakan bahwa rakyat Palestina telah berbuat banyak untuk menyelesaikan masalah bangsa Palestina dan mengerahkan segala upaya mereka untuk hak asasi manusia rakyat Palestina.

Dia mengatakan Erdogan menghadapi Israel terutama karena serangan Israel terhadap Gaza 1,5 tahun lalu dan memperpanjang dukungan signifikannya terhadap penghapusan embargo yang dikenakan pada Gaza.

Dr. Siyuhi mengatakan pemerintah Palestina pimpinan Presiden Mahmud Abbas menyambut baik dan menyetujui pemilihan Erdogan sebagai "Man of the Year".(fq/wb)

Dalam Waktu Sebulan 117 Siswa di Gaza Telah Hafal 30 Juz Al-Quran


Departemen agama dan waqaf pemerintahan Hamas di jalur Gaza mengatakan bahwa 117 siswa dari kamp penghafal Quran telah selesai secara penuh menghafal 30 Juz Al-Quran kurang dari sebulan, dan menegaskan bahwa para siswa yang bergabung dalam kamp-kamp penghafal Al-Quran telah memperlihatkan prestasi mereka yang membanggakan.

Direktur yang bertanggung dalam kamp penghafalan Al-Quran ini, Imad Dijni dalam sebuah pernyataan tertulisnya kepada pers yang diterima Pusat Informasi Palestina hari Ahad kemarin (4/7) mengatakan bahwa 40 siswa dari kamp penghafal Al-Quran telah selesai menghafal Al-Quran 30 juz kurang dari sebulan, sementara 77 siswa lainnya menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran mereka dalam satu bulan dalam periode yang sama.

"308 siswa lain dari tahap keempat kamp penghafal AL-Quran juga sedang dipersiapkan akan menyelesaikan hafalan 30 juz mereka kurang dari sebulan dan ada 44 siswa yang telah menyelesaikan setengah (15 juz) Al-Quran hanya dalam waktu dua minggu," kata Imad Dijni.

Menteri agama dan waqaf pemerintahan Hamas di Gaza, Dr. Thalib Abu Sya'ar menyatakan sangat senang dengan keberhasilan para siswa kamp penghafalan Al-Quran dan ia menegaskan dalam waktu tidak lama akan kembali hadir ribuan hafizh 30 juz Al-Quran di Gaza. Menteri agama dari Hamas ini juga menyerukan kepada para orang tua untuk mendidik anak-anak mereka agar mencintai Al-Quran, menghafalnya dan mengamalkannya demi untuk kepentingan dunia dan akhirat.(fq/pic)

ALQURAN & RECITATION

Quran Explorer - [Sura : 1, Verse : 1 - 7]