Friday, June 19, 2009

Al-Qassam : Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Sama Dengan Pasukan Zionis

Juru bicara Al-Qassam - Abu Ubaidah
Juru bicara Al-Qassam - Abu Ubaidah
Juru bicara sayap Brigade Izzuddin Al-Qassam yang merupakan sayap militer Hamas - Abu Ubaidah pada Kamis kemarin mendesak para pejuang Palestina untuk membalas serangan pihak keamanan otoritas Palestina sebagaimana mereka menyerang tentara Zionis Israel.

Abu Ubaidah mengumumkan bahwa "Mulai hari ini, pasukan keamanan otoritas Palestina di tepi barat akan menjadi lawan sebagaimana pasukan penjajah Israel."

Juru bicara brigade Al-Qassam tersebut merespon buntut dari bentrokan bersenjata sepanjang hari antara pihak keamanan otoritas Palestina dengan anggota Hamas yang berakhir dengan tewasnya empat orang di kota Qalqilya tepi barat pada hari Kamis kemarin.

Sebelumnya seorang aparat keamanan dari otoritas Palestina tewas oleh sebuah granat yang di duga dilemparkan oleh anggota Hamas, yang bersembunyi di sebuah bangunan di sekitar bank lokal cabang dari bank Palestina.

Abu Ubaidah menambahkan dalam sebuah konferensi pers di kota Gaza bahwa "Sebagaimana hari ini, seluruh pasukan keamanan otoritas Palestina yang ikut berpartisipasi dalam operasi di Qalqilya adalah menjadi target serangan dari Brigade Al-Qassam. Nama pejabat otoritas Palestina yang menjadi 'target antara lain Abid Ar-Ra'i, Hussam hamid, A'bud Al-Khawajah, Abid Al-Mi'im A'fanah, Ayman Al-Haj dan Ghassan Jawabrih.

Dia juga menambahkan, "Seluruh dunia tidak akan dapat melindungi orang-orang yang berpartisipasi dalam insiden Qalqilya pada Kamis kemarin. "Mereka menginginkan anggota Al-Qassam."

Pada saat yang bersamaan Juru bicara Hamas juga mengatakan bahwa Mahmud Abbas dan perdana mentri Salim Fayyad juga bertanggung jawab atas kejadian Kamis kemarin, sebagaimana menteri dalam negeri Qalqilya.

Sementara itu, pejabat resmi dari gerakan Jihad Islam di Qalqilya mencela terjadinya pertumpahan darah tersebut dan mereka menegaskan bahwa gerakan mereka menganggap kejahatan yang dilakukan pihak keamanan Palestina ini sebagai bukti bahwa pasukan keamanan otoritas Palestina tidak menginginkan adanya persatuan nasional.(fq/mna)

Monday, June 15, 2009

Tokoh Islamis Mauritania Dicalonkan Sebagai Presiden

National Rally for Reform and Development (RNRD), satu-satunya partai Islam yang ikut serta dalam pemilu di Mauritania menyatakan akan mengajukan calon presiden sendiri, ketimbang mendukung calin tunggal yang diusung oleh Anti-Coup Front.

Jubir RNRD, Ahmed Ould Wedia mengatakan, partainya akan mencalonkan Mohammed Jemil Ould Mansour sebagai kandidat presiden dalam pemilu yang akan digelar bulan Juli mendatang, yang merupakan pemilu pertama di Mauritania sejak kudeta yang dilakukan militer tahun 2008 lalu.

"Mayoritas anggota dewan RNRD memilih opsi untuk mencalonkannya sebagai presiden, dan terus melakukan kordinasi dengan kekuatan-kekuatan di dalam negeri yang menginginkan adanya perubahan di Mauritania," kata Wedia.

Jemil Ould Mansour, 45, yang saat ini masih menjadi anggota legislatif, akan menjadi tokoh dari partai Islam pertama yang dicalonkan menjadi presiden sejak RNRD berdiri tahun 2007. Mansour dikenal sebagai tokoh yang mengecam keras kudeta militer yang terjadi bulan Agustus 2008 lalu. Dalam setiap pernyataannya, ia selalu menyerukan sikap toleransi, mempromosikan Islam yang demokratis dan moderat serta menolak segala bentuk kekerasan.

Mansour pernah memimpin Organisasi Mahasiswa Islam, organisasi yang kemudian dilarang pemerintah Mauritania. Sebagai aktivis Islam, ia beberapa kali masuk penjara saat Mauritania dibawah rezim Maaouiya Ould Taya yang memerintah antara tahun 1984-2005.

Mauritania, negara yang berada di wilayah barat lau benua Afrika ini tak pernah henti dari gejolak politik di dalam negeri. Bulan Agustus 2008, militer mengkudeta pemerintahan presiden terpilih Sidi Ould Cheikh Abdallahi. Jenderal Mohamed Ould Abdel Aziz yang memimpin kudeta, mengundurkan diri dari posisinya sebagai pemimpin junta militer pada bulan April untuk ikut mencalonkan diri dalam pemilu presiden yang awalnya akan digelar tanggal 6 Juni lalu.

Pemerintah menyepakati pengunduran pelaksanaan pemilu sampai 18 Juli, setelah melakukan pembicaraan dengan kelompok-kelompok oposisi yang mengancam akan memboikot pemilu. (ln/YN/iol)

Mengapa Bush Melakukan Penyiksaan?

Apa tujuan utama dari penyiksaan? Semua orang tahu jawabannya: sadisme. Lazimnya, seseorang yang menikmati penderitaan orang lain akan menggunakan kekerasaan atau penyiksaan. Tapi ini sama sekali bukan alasan George W. Bush (dan Dick Cheney) yang memopulerkan penyiksaan ke abad 21.

Apologi yang didengung-dengungkan Bush sampai saat ini—dan juga menjadi justifikasi yang dipakai oleh suksesornya sekarang, Barack Obama—penyiksaan itu dilakukan untuk keselamatan Amerika.

Walaupun sejarah telah menunjukan bahwa penyiksaan sangat dikecam, dan perang adalah sebuah kejahatan, namun usaha Bush dalam meyakinkan rakyat AS bsia dibilang berhasil. Rakyat AS tadinya percaya apa yang dilakukan Bush sama halnya dengan prosedural kesehatan mereka belaka

Sekarang, rakyat AS mulai menyadari bahwa apologi Bush hanyalah sekadar apologi. Terungkapnya simpang-siur dan kisruh masalah penyiksaan yang dilakukan oleh AS sudah di luar batas kewajaran dan tidak manusiawi.

Rakyat AS mulai merasakan bahwa penyiksaan yang dilakukan oleh AS—prosedur dan mekanismenya—lebih menyerupai obsesi gelap mata pada peristiwa WTC 9/11 dan perang yang penuh dengan kepura-puraan terhadap terror. Bush tampaknya kebingungan akan jawaban kepada rakyatnya perihal dalang 9/11—sesuatu yang tak pernah bisa diungkapkan oleh Bush bahkan sampai ia lengser delapan tahun kemudian setelah ia memberlakukan ‘perang terhadap terorisme’-nya.

Ada beberapa alasan mendasar yang dipakai oleh Bush. Pertama sekali, jelas yang paling utama adalah mencari pengakuan dari mereka yang dianggap telah melakukan pelecehan terhadap AS tersebut. Usaha ini juga termasuk meyakinkan semua anggota intelijen, seperti FBI, dan juga congress, dan publik, bahwa terorisme adalah sebuah ancaman resmi sehingga para pelaku penyiksaan tidak dihinggapi perasaan bersalah ketika melakukan perbuatannya.

Kenyataannya, setelah lima tahun berlalu sejak penyiksaan diberlakukan, apa yang didapatkan oleh AS? 9/11 tetap misteri dan tak terjawab. Semuanya yang berkaitan dengan 9/11 menjadi sumir dan penuh dengan kekhilafan, seperti halnya pemerintahan Bush. Dan rakyat AS mulai memahami itu. (sa/tnl)

Syaikh Fathi Yakan, Ulama Pergerakan Terkenal Telah Wafat

Dunia pergerakan Islam abad 20 kembali berduka, tokoh pergerakan Islam yang banyak buku-bukunya dibaca dan menjadi referensi para aktivis pergerakan Islam Indonesia dan rautau Asia diawal-awal tahun 80-90 an lalu maupun dunia Islam telah menghadap Robb nya.

Pemimpin Front Amal Islam - Syaikh Fathi Yakan yang juga seorang ulama terkenal dilaporkan telah meninggal dunia setelah mengalami sakit yang cukup parah, media Libanon melaporkan.

Front Amal Islam, sebelumnya menyangkal bahwa ustadz Fathi Yakan telah meninggal pada hari Sabtu kemarin, kata kantor berita Naharnet.

Stasiun radio Voice of Lebanon mengatakan bahwa Fathi Yakan meninggal di rumah sakit Hotel Deu dimana pada malam sebelumnya ia mengalami sakit parah.

Selain itu, banyak media Libanon telah mengatakan Fathi Yakan meninggal.

Syaikh Fathi Yakan seorang ulama Islam lahir pada tahun 1933 di Tripoli. Dia pernah menjabat sebagai anggota parlemen di Libanon pada tahun 1992.

Ia menjadi terlibat dalam kerja-kerja dakwah di Libanon pada pertengahan tahun 1950 an dan merupakan pelopor pembentukan gerakan Islam disana. Syaikh Fathi Yakan juga tidak terlepas dari gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir.

Salah satu bukunya yang cukup fenomenal yang terbit pada tahun 90an adalah Aids Haraky - sebuah buku yang banyak menyindir dan mengkritik gerakan-gerakan Islam yang terlalu banyak berbicara Politik daripada Islam itu sendiri.

Jasad Fathi Yakan akan dibawa ke Tripoli kota kelahirannya pada hari Ahad pagi ini. Waktu dan tempat pemakamannya akan diumumkan segera, demikian pernyataan tambahaan yang didapat oleh media.

Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT...Amiin (fq/wb-http://www.eramuslim.com/berita/dunia/syaikh-fathi-yakan-ulama-pergerakan-terkenal-telah-wafat.htm)

Gereja Dijual Dijadikan Masjid

Sebuah kelompok Muslim telah membeli sebuah bekas gereja katolik 'Queen of Peace' berikut biara dan sekolahnya, di jalan Genesee di kawasan Buffalo pinggiran kota New York AS dan berencana untuk menggunakan kompleks bekas gereja tersebut menjadi pusat komunitas Muslim dan masjid.

Gereja tersebut akan dirubah menjadi masjid dan dinamakan masjid Jami', yang artinya tempat untuk berkumpul bersama, kata Dr Hatim Hamad yang menjadi pimpinan kelompok orang tua Islam, serta yang mendanai pembelian masjid tersebut.

Yang menjadi alasan pembelian gereja beserta kompleksnya tersebut, mengingat keberadaan umat Islam yang terus berkembang di seluruh wilayah barat kota New York, sebelumnya umat Islam disana telah memiliki sembilan masjid dan masjid kesepuluh akan dibangun di jalan transit daerah Amherst.

Masjid Jami' nantinya akan difokuskan pada pembinaan anak-anak dan kegiatan-kegiatan ke Islaman serta menawarkan berbagai program kegiatan untuk pemuda.

"Kami ingin membangun masjid yang besar, tapi kami semua menginginkan masjid yang kami bangun akan banyak bermanfaat bagi masyarakat," kata Dr Hatim Hamad yang juga seorang asisten profesor klinik pada universitas Buffalo fakultas kedokteran gigi.

"Di kawasan Buffalo, benar-benar belum ada pusat komunitas untuk anak muda,"tambah Hamad."Dan bangunan ini sangat besar serta lokasinya tepat ditengah kawasan Buffalo."

Queen of Peace adalah gereja kedelapan di kawasan Buffalo yang dijual sejak tahun 2006. Gereja Queen of Peace ditutup pada akhir tahun 2007 yang lalu.

Pihak keuskupan sampai saat ini masih mencoba untuk menjual 30 properti lainnya termasuk di tujuh kota lain.

Gereja Queen of Peace dibangun pada akhir tahun 1920, dan properti komplek bangunan gereja tersebut sangat besar.

Sebelum dijual, banyak hiasan-hiasan gereja serta altar yang telah dijual kepada paroki Katolik di Colorado. Kebanyakan bangku gereja dan simbol-simbol katolik telah disingkirkan dari bangunan gereja tersebut, walau pun beberapa lukisan yang berada di dinding gereja masih ada.

Kelompok Muslim berencana untuk mengganti semua karpet dan lukisan-lukisan yang terdapat di dalam gereja.(fq/buffalonews-http://www.eramuslim.com/berita/dunia/gereja-dijual-dan-dijadikan-masjid.htm)

Syariah Islam Berlaku di Seluruh Somalia

Mogadishu - Parlemen Somalia secara aklamasi sepakat dengan diberlakukannya hukum syariah di negara tersebut.

Demikan pernyataan jurubicara parlemen kepada kantor berita AFP hari Sabtu kemarin.

Pemungutan suara parlemen dilakukan dengan tunjuk tangan yang biasanya diadakan adalah secara tertutup, secara bulat mendukung penerapan syariat Islam di seluruh wilayah Somalia.

Sebelumnya pemerintah Somalia menanda tangani kesepakatan dengan para pejuang Islam. Salah satu tuntutan utama para pejuang adalah diberlakukannya hukum syariah di seluruh negeri.

Menteri Penerangan Farhan Ali Mohamed mengatakan para Ulama dan imam akan dipersilahkan memeriksa undang-undang dasar negara dan mempersilahkan mereka mengamandemen klausul-klausul yang mereka pandang tidak Islami.

Hukum syariah sebelumnya berlaku di beberapa wilayah Somalia yang dikuasai milisi islam.

Somalia merupakan salah satu negara yang paling tidak stabil di dunia. Semoga dengan diberlakukannya syariat Islam secara penuh diseluruh wilayah Somalia, ketidak stabilan negara tersebut akan segera sirna.(fq/AFP-http://www.eramuslim.com/berita/dunia/syariah-islam-segera-berlaku-di-seluruh-somalia.htm)

Sunday, June 14, 2009

Abbas's militia arrests university professor as campaign against Hamas in W.B.




WEST BANK, (PIC)-- The militia of former PA chief and Fatah leader Mahmoud Abbas have arrested Thursday scores of Palestinian citizens affiliated with Hamas Movement, including a university professor, municipal councilor, head of a charity, and three ex-prisoners.

The arrest campaign of the militia of Abbas against the Palestinian people took place in several Palestinian cities in the West Bank, including Nablus city where they arrested professor Hassan Al-Safarini after they stormed his home west of the city, in addition to a number of prominent and respected figures in the city.

In Bethlehem city, Abbas's militia raided the house of Sa'ada family and arrested a number of them including municipal councilor Khalid Sa'ada among other members of the family.

Further arrests were also reported in the cities of Qalqilia, Al-Khalil, Tulkarem, Jenin, and Salfit were scores of Hamas supporters, including university students, businessmen, teachers, and charity workers among others were rounded up by the infamous preventive security apparatus and the intelligence department.

Two wounded, many others suffer suffocation in peaceful anti wall march



RAMALLAH, (PIC)-- Two demonstrators were wounded, one of them a foreign peace activist, when Israeli occupation forces fired rubber-coated bullets and gas canisters at the weekly peaceful anti-wall march in Bil'in village, Ramallah district.

Eyewitnesses said that Mustafa Al-Khabit and a foreign activist were hit with the rubber-coated bullets while tens others were treated for suffocation when the IOF intensively fired shots and gas bombs at them.

A 40-member American delegation from the Code-Pink women for peace movement took part in the march that was blocked by IOF soldiers from reaching Palestinian lands confiscated for the establishment of the separation wall.

A similar march in Nil'in village, also in Ramallah district, was organized after the Friday congregation with the participation of tens of foreign solidarity activists.

Member of the Nil'in anti wall committee Salah al-Khawaja said that the march was in continuation of the popular, peaceful struggle against the separation wall.

He invited American president Barrack Obama, who advocated peaceful struggle, to come to see for himself what the Palestinians are suffering as a result of such peaceful struggle.

Khawaja pointed out that five people were killed, 600 were wounded and 70 were arrested by the IOF troops during those peaceful marches.

Meanwhile, Israeli settlers burnt 8 dunums of Palestinian cultivated lands southeast of Nablus city on Thursday, local sources said, adding that those settlers daily attack Palestinian citizens and lands.

Menteri Israel: Negara Palestina Tidak Akan Berdiri

Israel makin menunjukkan ketikdasenangannya terhadap sikap Presiden AS Barack Obama dalam isu Palestina. Dengan sinis, Menteri Bidang Strategi Israel, Moshe Yaloon mengkritik pernyataan Obama yang memberikan batas waktu dua tahun bagi pembentukan negara Palestina merdeka.

Yaloon mengatakan pembicaraan soal ide negara Palestina merdeka tidak akan selesai bahkan dalam jangka waktu lima tahun kedepan, saat Obama menyelesaikan masa jabatannya sebagai presiden. Yaloon seakan ingin memberi isyarat bahwa Israel tidak akan pernah membiarkan negara Palestina merdeka berdiri.

Yaloon juga mengecam pernyataan Obama yang menyerukan agar Israel menghentikan pembangunan pemukiman ilegalnya di wilayah Palestina. Ia berdalih bahwa pendudukan Israel dan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah Palestina tidak menjadi penghalang bagi perdamaian Israel-Palestina. Yaloon malah menyalahkan Israel yang dianggapnya gagal dan telah menyerahkan kontrol wilayah Palestina pada orang-orang Palestina yang tidak mau menerima solusi dua negara.

"Dalam pandangan mereka, satu negara itu hanya negara Palestina dan identitas bangsa lain tidak boleh ada," klaim Yaloon.

Meski Presiden Obama berulangkali menyatakan dukungan penuhnya terhadap Israel, ketegangan antara dua negara sekutu itu mulai mencuat sejak pemerintahan baru di Israel di bawah pimpinan Benjamin Netanyahu menyatakan menolak kesepakatan Peta Jalan Damai, kesepakatan hasil media Tim Kwartet (AS, Rusia, Eropa dan PBB) untuk mencari solusi damai konflik Israel-Palestina.

Israel menilai sikap Presiden AS Barack Obama terlalu lunak dalam masalah Palestina, bahkan menuding AS sudah ikut campur dalam urusan dalam negeri Israel. (ln/prtv-http://www.eramuslim.com/berita/dunia/menteri-strategis-israel-deadline-obama-soal-palestina-omong-kosong.htm)

Mengapa AS Roboh Kerana Perumahan?

Ada empat hal yang membuat AS babak-belur dalam perkenomiannya sekarang ini hingga berada dalam krisis finansial sangat parah: perbankan, otomotif, kartu kredit, dan perumahan. Khusus yang disebutkan terakhir, dalam waktu tiga tahun belakangan ini, harga rumah-rumah di AS menurun tajam, dan mencapai puncaknya dalam waktu enam bulan terakhir.

Hanya dalam waktu 3 tahun saja, harga perumahan di AS sudah turun mencapai 48%—hampir setengahnya!—dan ini adalah angka terbesar dalam waktu 20 tahun terakhir. Rakyat AS masih banyak yang tak percaya mengapa nilai rumahnya begitu tak berharga dan jika dijual jelas akan merugi?

Sejarah sudah memperlihatkan banyak bukti. Misalnya saja di Jepang. Pada tahun 1991, negeri Matahari Terbit itu mengalami ledakan perumahan di semua kota besarnya, tapi kemudian anjlok 15 tahun berikutnya.

Beberapa faktor menjelaskannya. Yang paling penting adalah penjualan perumahan itu dilakukan oleh orang yang ingin membeli rumah yang lain. Jadi, jika si penjual berpikir harga rumah itu tengah turun, wajar jika ia tak akan buru-buru menjual rumahnya.

Berikutnya, si pemilik rumah tidak mau berspekulasi: orang AS jarang yang mau menyewakan rumahnya. Dan juga yang paling mendasar, orang yang telah mengambil perumahan itu tidak mampu lagi membayar tagihan kredit perumahannya. Semua inilah yang terjadi bersamaan dan menyebabkan bisnis perumahan di AS ambruk.

Bisnis perumahan AS sekarang memasuki tahap ada barang namun tak ada pembeli. Karena hal ini pulalah, tak semua pengamat ekonomi setuju bahwa ambruknya perumahan AS bisa diprediksi. Ray Fair, seorang ahli dari Universtias Yale, mengatakan perumahan AS akan kembali sehat jika terjadi perubahan rejim ekonomi.

Artinya, tidak cukup hanya krisis ekonomi yang berakhir, tapi cara pandang orang AS terhadap kepemilikan rumahnya pun harus berubah. Bahkan jika pun benar resesi segera berakhir dalam waktu dekat ini, perumahan AS akan tetap terus merosot untuk beberapa puluh tahun ke depan. (sa/nyt-http://www.eramuslim.com/berita/dunia/mengapa-as-ambruk-karena-perumahan.htm)

Misteri Jenderal Ratko Mladic, Siapa Yang Melindunginya?


Jenderal Ratko Mladic (kiri) bersama Radovan Karadzic
Jenderal Ratko Mladic (kiri) bersama Radovan Karadzic
Penjahat perang Bosnia, Jenderal Ratko Mladic selama ini menjadi buronan pengadilan internasional dan tidak diketahui keberadaannya. Tapi hari Kamis kemarin, televisi Bosnia menayangkan rekaman video yang menunjukkan bahwa Mladic masih leluasa menikmati hidupnya.

Dalam rekaman video yang diduga berlokasi di Belgrade itu, Mladic terlihat menghadiri berbagai acara keluarganya, menari dalam sebuah acara perkawinan, menyanyikan lagu-lagu rakyat Serbia bahkan masih bisa menikmati olahraga ski dalam liburan musim dingin.

Rekaman video itu mengundang kemarahan pihak Bosnia pada Serbia. Karena Jenderal Serbia yang terlibat dalam pembantaian 8.000 Muslim Bosnia saat perang Balkan tahun 1992-1995 itu, selama ini dilaporkan buron dan bersembunyi di suatu tempat yang tidak diketahui.

Mladic menjadi buronan saat pengadilan kejahatan perang The Hague menyatakan bahwa jenderal Serbia itu bersalah dengan tuduhan genosida. Namun The Hague tidak pernah berhasil memenuhi tuntutan Bosnia agar Mladic segera diseret ke pengadilan karena Mladic diklaim buron dan tidak pernah tertangkap.

Rekaman video yang menunjukkan keberadaan Mladic di suatu tempat menimbulkan kecurigaan bahwa selama ini ada pihak yang sengaja melindungi pembantai Muslim Bosnia itu. Para pejabat di The Hague pun langsung bereaksi dan berjanji akan segera menyelidiki rekaman video tersebut sebelum memberikan pernyataan resmi mereka.

Kepala Dewan Nasional Serbia, Rasim Ljajic membantah bahwa sosok yang ada di rekaman video tersebut adalah Jenderal Ratko Mladic. Ljajic malah menuduh ada pihak yang sengaja mengedarkan rekaman video itu menjelang pertemuan para menteri luar negeri Eropa, dengan tujuan untuk menyudutkan Serbia dan mencegah agar negara Serbia tidak diterima menjadi anggota Uni Eropa.

Negara-negara Eropa memang mensyaratkan Serbia untuk mencari dan menangkap Mladic jika ingin diterima sebagai anggota Uni Eropa. Tapi para pejabat Serbia di Belgrade mengaku tidak tahu menahu dimana keberadaan Mladic. (ln/prtv-http://www.eramuslim.com/berita/dunia/misteri-jenderal-ratko-mladic-siapa-yang-melindunginya.htm)

Partai Islam di Bosnia Calonkan Mujezinovic sebagai PM

Partai Islam terbesar di Bosnia Herzegovina, Partai Aksi Demokratis, telah menominasi Mustafa Mujezinovic sebagai calon perdana menteri negara Federasi Muslim Kroasia.

Jika terpilih, Mujezinovic akan menggantikan Nezad Brankovic, yang mengundurkan diri bulan lalu atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan. Parlemen akan melakukan pemungutan suara terhadap pencalonan Mujezinovic minggu depan.

Pengadilan Bosnia bulan lalu mendakwa Brankovic menyalahgunakan kekuasaan dengan tuduhan menggunakan uang negara untuk membeli sebuah apartemen tahun 2000.

Skandal ini mempersulit upaya pemerintah Federasi Muslim Kroasia yang mengurangi anggaran negara agar bisa mengembalikan hutang dari Dana Moneter Internasional.(fq/voa-http://www.eramuslim.com/berita/dunia/partai-islam-di-bosnia-calonkan-mujezinovic-sebagai-pm.htm)

ALQURAN & RECITATION

Quran Explorer - [Sura : 1, Verse : 1 - 7]